Page 121 - Modul Pembelajaran Menggambar Konstruksi Tangga Beton Bertulang
P. 121
penulangan rangkap. Pada rangkaian tulangan disusun tulangan lapangan di
tengah tangga dan tulangan tumpuan seperempat luar tulangan.
Konstruksi tangga beton jenis ini mempunyai kelebihan yaitu kekuatannya
yang dapat menahan beban sangat besar. Namun, tangga ini ukurannya besar
dan terkesan kaku bentuknya. Penggunaan konstruksi tangga plat ini beragam,
terutama dijadikan opsi tangga pada bangunan berkakapasitas besar dan
frekuensi pengguna tinggi. Implementasi dapat dilihat pada tangga IDB dan KPLT.
Berikut ini ilustrasi konstruksi tangga plat, dokumentasi pelaksanannya di
lapangan, dan hasil jadinya.
a. Penulangan Rangkap
Penulangan rangkap ini digunakan pada bagian ibu tangga atau tangga
dengan konstruksi penopang berupa plat. Pada bagian ibu tangga ini
nantinya akan diisi dengan adukan beton, sehingga menjadi beton bertulang.
Kemudian, untuk bagian anak tangga digunakan konstruksi berupa batu bata
saja. Pada umumnya tulangan pokok pada bagian ini menggunakan
persyaratan D10-D14 dengan jarak antar tulangan 100-150mm, serta
tulangan susut atau bagi sebesar ≥D8 dengan jarak antar tulangan 150mm.
Pada bagian ibu tangga ini ketebalan plat minimal 100mm.
b. Penulangan Rangkap dan Penulangan Anak Tangga
Penulangan ini merupakan penulangan rangkap pada bagian ibu tangga
ditambah dengan penulangan pada anak tangga. Bagian yang akan diisi
adukan beton bertambah pada bagian anak tangga, sehingga menambah
kekuatan struktur pada tangga itu sendiri. Pada umumnya tulangan pokok
atau utama pada bagian ibu tangga ditentukan dengan syarat D10-D14
dengan jarak antar tulangan sebesar 100-150mm, serta tulangan susut atau
bagi sebesar ≥D8 dengan jarak 150mm. Kemudian, untuk tulangan pada
bagian anak tangga digunakan tulangan dengan ukuran ≥D8mm.
Modul Menggambar Konstruksi Tangga Beton Bertulang CAD KBM 2 – Modul 4 Konstruksi Tangga Beton Bertulang | 101