Page 12 - Materi ajar Farmakologi-Obat ANTIDIABETIK-Gita Permata Sari
P. 12
Golongan ini dapat menimbulkan asidosis asam laktat dan angiopati luas,
terutama pada lansia.Saat ini yang masih dipakai hanya metformin, sedangkan
fenformin dan buformin sudah ditarik dari peredaran. Metformin pada dosis normal
hanya sedikit meningkatkan kadar asam laktat dalam darah.
E. Glukosidase-inhibitors (akarbose dan miglitol)
Zat-zat ini bekerja atas dasar pesaingan merintangi enzim alfa-glukosidase di
mukosa duodenum, sehingga reaksi penguraian polisakarida menjadi
monosakarida terhambat. Dengan demikian glukosa dilepaskan lebih lambat dan
absorpsinya ke dalam darah juga kurang cepat.
F. Thiazolidindion (rosiglitazon dan pioglitazon)
Bekerja dengan cara mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan sensitivitas
jaringan perifer untuk insulin. Oleh karenanya penyerapan glukosa ke dalam
jaringan lemak dan otot meningkat, juga kapasitas penimbunannya di jaringan ini.
G. Penghambat DPP-4 / DPP-4 Blockers (sitagliptin, vildagliptin)
Obat ini bekerja berdasarkan penurunan efek hormon incretin yang berperan
terhadap produksi insulin di pancreas. Hormon ini diuraikan oleh enzim DPP-4
(dipeptidylpeptidase). Dengan penghambatan enzim DPP-4 ini, maka jumlah
incretin tidak berkurang dan produksi insulin juga akan meningkat.
Obat-obat lainnya seperti alfa-liponzuur, krom pikolinat dan kayu manis.
7
iii

