Page 15 - E BOOK WORD GABUNGAN
P. 15

b.   Perbuatan


             Perbuatan  adalah  penjelasan-penjelasan  praktis  Nabi  Muhammad  Saw.  terhadap  peraturan-peraturan

             syara’  yang  belum  jelas  teknis  pelaksanaannya.  Seperti halnya  jumlah  rakaat,  cara  mengerjakan

             haji,  cara  berzakat  dan  lain-lain. Perbuatan nabi yang merupakan penjelas tersebut haruslah diikuti dan
             dipertegas dengan sebuah sabdanya.

             c.   Taqrir


             Taqrir   adalah   keadaan   beliau   yang   mendiamkan   atau   tidak   mengadakan sanggahan dan reaksi

             terhadap tindakan atau perilaku para sahabatnya serta menyetujui apa yang dilakukan oleh para sahabatnya
             itu.

             d.    Sifat, Keadaan dan Himmah (keinginan) Rasulullah

             Sifat-sifat, dan keadaan himmah Nabi Muhammad Saw. adalah merupakan komponen hadis yang meliputi:
             1)   Sifat-sifat  Nabi  yang  digambarkan  dan  dituliskan  oleh  para  sahabatnya  dan para ahli sejarah baik

             mengenai sifat jasmani  ataupun moral/akhlaknya.
             2)  Silsilah (nasab), nama-nama dan tahun kelahirannya yang ditetapkan oleh para sejarawan

             3)  Himmah  (keinginan)  Nabi  untuk  melaksanakan  suatu  hal,  seperti  keinginan beliau untuk berpuasa

             setiap tanggal 9 Muharram. : Ketika Rasulullah saw. berpuasa pada hari asyura dan memerintahkan kaum
             muslimin berpuasa, mereka  (para shahabat) berkata : "Ya  Rasulullah ini adalah hari  yang diagungkan

             Yahudi dan Nasrani". Maka Rasulullah Saw.  pun bersabda :"Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan
             Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“ (H.R. Bukhari dan Muslim)


             Wawasan Lain



             Ancaman Berdusta Atas Nama Nabi Saw.






             “Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang

             berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.”

             (HR. Bukhari no.1291 dan Muslim no. 4).




                                                                Al Quran Hadis Kls VII _ MTsN 1 L Kota Blitar   9
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19