Page 38 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 38

Inspiring Lecturer Paragon


            disebut  dengan  fenomena  komodifikasi.  Komodifikasi  berkaitan

            dengan proses sebuahproses untuk mengubah nilai sebuah barang atau
            jasa kedalam produk yang bisa dijualserta dapat dinilai sehingga dapat

            ditukarkan  dengan  barang  atau  jasa  lainnya  (Mosco,  1998).
            Fenomena  selebgram  dan  bisnis  endorse  ini,  telah  terjadi  proses

            komodifikasi  khalayak.  Khalayak  yang  semua  bebas  nilai,  saat  ini
            tidak lagi berada di ruang hampa. Mengikuti logika ekonomi politik

            media  mainstream,  khalayak  selebgram  telah  berubah  nilainya

            menjadi  nilai  komoditas  dengan  mata  uang  baru  yaitu  jumlah
            engagement berupa followers, like, comment. Di titik ini telah terjadi

            ketimpangan relasi kuasa antar pengguna  dan khalayak yang tidak
            sadar telah dijual kepada pengiklan. jelas ditampilkan bahwa relasi

            hubungan antara kuasa denganpenggunanya ini memiliki garis yang
            sangat jelas. Dimana kuasa terletak pada akun – akun yang memiliki

            follower  tinggi  akan  memperoleh  banyak  tawaran  iklan  dan

            sebagainya.
                   Hal  menarik  dari  fenomena  selebgram  yang  juga  sebagai

            Vlogger ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Untuk kasus di

            Indonesia  sendiri,  peneliti  lain  juga  menemukan  fenomena
            Babystagram. Babystagram sendiri hampir sama dengan selebgram

            namun menggunakan bayi dari seorang selebritis seperti Gempi putri
            dari  Artis  Gading  Marten  maupun  bayi  yang  mendadak  menjadi

            selebritis  seperti  Tatan.  Sama  seperti  temuan  penulis,  Turnip  dkk
            menemukan bahwa makna denotasi dari fotobabystagram bertujuan

            untuk memperoleh kesenangan, hiburan, rasa terharu dan kebanggan.

            Sementara makna konotasinya lebih kepada pamer, popularitas,

            26
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43