Page 23 - Belajar itu Menyenangkan (1)
P. 23

   Belajar itu
Menyenangkan!
 28
Answer within Card
Kartika Arum- SMP Negeri 1 Padalarang
         Salah satu cara untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami materi atau belum adalah dengan mengajukan pertanyaan terkait. Dalam konteks belajar dan sudut pandang teori belajar, pertanyaan merupakan suatu stimulus untuk berpikir dan belajar sehingga anak lebih mudah menguasai materi atau konsep yang diberikan. Biasanya siswa akan bahagia apabila jawaban yang diberikan ternyata benar. Salah satu cara supaya siswa bisa mengetahui jawabannya benar dengan cepat adalah dengan kartu dua lapis, kita sebut saja Answer Within Card. Bentuknya bisa bermacam-macam, bukaannya pun bisa dari pinggir atau atas. Prosedur: Di lapis pertama, kita tuliskan pertanyaannya saja sementara di lapis kedua kita tuliskan jawabannya. Untuk yang bertanya dan menjawab bisa Guru dan siswa atau bisa siswa dan siswa. Misalnya, untuk mengetahui kalau siswa sudah memahami Simple Past Tense, pada lapis pertama tulis pertanyaan "What did you drink last night? ", kemudian di lapis kedua tulis jawaban "I drank ...". Tentunya di awal sudah disepakati bahwa aturannya mereka harus menjawab kalimat lengkap.
Kata kunci: Answer Within, bertanya, menjawab, kartu pertanyaan, jawaban, dua lapis
29
Find Your Mate!
Ria Triana- SMPN 1 Cisalak, Subang
Ketika guru hendak mengelompokkan siswa secara berpasangan, ia dapat menggunakan strategi ini agar kegiatan di kelas lebih variatif. Akan ada keriuhan yang terjadi tatkala siswa telah berhasil menemukan ‘pasangannya’. Bersiaplah untuk menyaksikan suasana kelas yang seru! Prosedur: Siapkan beberapa potongan kertas, lalu tulislah beberapa kata di atasnya. Kata-kata yang ditulis merupakan kata yang saling berpasangan, misalnya; siang–malam, raja–ratu, dan lain sebagainya. Jika sudah siap, bagikan kartu kata ke seluruh siswa. Ingatkan siswa untuk tidak memberi tahu temannya tentang kata yang terdapat dalam kartu. Guru dapat memberi aba-aba agar siswa bersiap untuk mulai berkeliling dan menemukan ‘pasangannya’. Siswa yang telah berhasil dapat kembali duduk di bangku bersama ‘pasangannya’. Agar lebih menantang, guru dapat memberikan punishment kepada siswa yang paling akhir dalam menemukan ‘pasangannya’ sehingga mereka terpacu untuk menemukan teman kelompoknya secepat mungkin.
                                                                            Kata kunci: pembentukan kelompok, berpasangan, kartu kata, berkeliling
   






















































































   21   22   23   24   25