Page 34 - Belajar itu Menyenangkan (1)
P. 34

    Belajar itu
Menyenangkan!
 47
Name Bee
Roslina Sawitri- PSDM ITB
       Name Bee ini biasanya dilakukan pada pertemuan pertama di kelas baru. Siswa belum saling mengenal. Selain untuk mencairkan suasana, juga dapat dijadikan ajang untuk berkenalan dan mengingat nama teman. Kegiatan ice breaker ini pada dasarnya dapat diaplikasikan pada kelas mata pelajaran apapun, kosakata yang dipilih untuk dieja dapat disesuaikan dengan materi yang guru sampaikan. Prosedur: Guru meminta siswa mengeja namanya. Setelah itu, guru mengulang kembali mengeja semua nama siswa di kelas tersebut. Selanjutnya, guru akan mengeja nama salah seorang siswa. Siswa yang namanya dieja, harus mengeja nama teman lainnya. Jika siswa salah melafalkan huruf, maka dinyatakan gugur dan keluar dari permainan. Siswa yang gugur namanya tidak boleh dipilih untuk dieja. Apabila ada siswa yang masih tergabung di dalam Name Bee dan mengeja nama siswa yang sudah gugur, siswa tersebut juga otomatis gugur. Kegiatan mengeja terus dilakukan sampai tertinggal hanya dua siswa. Setelah didapatkan dua siswa terakhir, guru dapat memberikan kata-kata yang harus mereka eja dengan benar. Guru dapat meminta siswa mengeja kata-kata yang ada hubungannya dengan materi yang akan dibahas pada pertemuan tersebut sebagai awal dari proses lead-in.
Kata kunci: spelling bee, mengeja, alphabet, huruf, name, nama. 48
Word Wall
Tintin Sri S. - SMPN 9 Bandung
Word Wall adalah salah satu metode belajar kosakata bahasa Inggris yang memanfaatkan media tembok dan kertas. Prosedur: Sediakan ruang di tembok, papan, atau majalah dinding untuk ditempeli kertas yang nantinya diisi dengan kosakata dalam bahasa Inggris. Kertas yang ditempel sebaiknya berukuran sedang (5 x 10 cm) agar dapat terbaca dengan jelas. Kosakata yang ditulis bisa sesuai dengan tema materi ataupun kosakata umum yang diharapkan bisa dikuasai siswa. Penempatan word wall bisa dimana saja, namun alangkah lebih baik jika diletakan di tempat yang sering dilalui siswa agar mereka bisa berhenti sejenak untuk menghafalkan daftar kosakata tersebut sehingga secara tidak sadar sering membaca dan menghafal kosakata tersebut. Daftar kosakata bisa diganti secara berkala. Word wall juga bisa ditugaskan untuk menjadi tugas mandiri di rumah. Peserta didik dapat membuat word wall versi mereka dengan panduan guru. Word wall bisa digunakan untuk mata pelajaran lain disesuaikan dengan materi yang akan dihafal.
                                                              Kata Kunci: Hafalan, Kosakata, Siswa, Pembiasaan
    























































































   32   33   34   35   36