Page 36 - REVISI 2 8 JUNI 2020_Neat
P. 36
E-Modul Kesetimbangan Kimia Berbasis Guided Discovery Learning
2. Data Collection
D. Derajat Disosiasi (α)
Penguraian senyawa menjadi lebih sederhana disebut reaksi
disosiasi. Jika reaksi disosiasi dapat balik, terbentuklah
kesetimbangan disosiasi. Reaksi disosiasi mengandung satu jenis
pereaksi, sedangkan hasil reaksinya dapat satu, dua, atau tiga senyawa
atau unsur. Contoh :
COCl (g) CO(g) + Cl (g)
2
2
Kesetimbangan disosiasi dapat terjadi bila pada mulanya sistem
mengandung pereaksi, dan kemudian terurai menjadi hasil reaksi.
Dalam sistem masih terdapat pereaksi karena hanya sebagian saja
yang terdisosiasi. Bagian yang terdisosiasi disebut derajat disosiasi
(α).
α =
−
Nilai α adalah 0 ≤ α ≤ 1
Nilai α = 0, bila pereaksi tidak terurai sama sekali
α = 1, bila terurai sempurna
α bernilai antara 0 dan 1, bila terurai sebagian
Kesetimbangan disosiasi mempunyai nilai α dan K tertentu pada
suatu suhu, dan keduanya saling berhubungan. Hubungan itu
bergantung pada jenis reaksinya. Konsentrasi komponen dapat dicari
dari α dan persamaan reaksinya. Jika dimisalkan pereaksi mula-mula
= n mol, dan derajat disosiasi = α, maka pereaksi yang tinggal = n(1-
α) mol. Jumlah mol zat hasil reaksi bergantung pada α dan
koefisiennya. Contoh :
21
Kelas XI SMA/MA Semester Ganjil

