Page 119 - LKPD Ekonomi Kelas XI Semester 1
P. 119

menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka semakin merosot dan terpuruk dari
                  waktu ke waktu

                  1.  Bagi pemilik pendapatan tetap dan tidak tetap

                     Masyarakat  yang  memiliki  pendapatan  tetap,  inflasi  sangat  merugikan.  Kita  ambil  contoh
                     seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk

                     memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, di tahun 2003 atau tiga belas tahun kemudian, daya

                     beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya uang pensiunnya tidak cukup untuk
                     memenuhi  kebutuhan  hidupnya.  Sebaliknya  orang  yang  mengandalkan  pendapatan

                     berdasarkan keuntungan seperti pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga
                     pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.

                  2.  Bagi para penabung
                     Inflasi menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun.

                     Memang tabungan menghasilkan bunga, tetapi jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap

                     menurun. Jika orang tidak menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang karena
                     untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan

                     masyarakat.
                  3.  Bagi debitur dan kreditur

                     Orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat
                     pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam.

                     Sebaliknya kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai

                     uang pengembalian lebih rendah jika dibadingkan pada saat peminjaman
                  4.  Bagi produsen

                     Inflasi dapat menguntungkan jika pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan
                     biaya  produksi.  Jika  hal  ini  terjadi,  produsen  untuk  terdorong  untuk  melipatgandakan

                     produksinya  (biasanya  terjadi  pada  pengusaha  besar).  Namun,  jika  inflasi  menyebabkan

                     naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, produsen enggan untuk
                     meneruskan produksinya. Produsen dapat menghentikan produksinya untuk sementara waktu,

                     bahkan  jika  tidak  sanggup  mengikuti  laju inflasi  dapat  gulung  tikar  (biasanya  terjadi  pada
                     pengusaha kecil).








                                                                                         EKONOMI KELAS XI | 115
   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124