Page 14 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 14
Ida mengungkapkansanksi denda akan menjadi opsi pertama yang diberikan kepada perusahaan
yang telat membayarkan THR Keagamaan di tahun ini. Adapunbesaran denda yang harus
dibayarkan sebesar 5 persen dari nilai THR yang harus dibayarkan kepada pekerja atau buruh.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun
2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
"Denda digunakan untuk kepentingan kesejahteraan pekerja atau buruh," terangnya.
Selain ituperusahaan yang terlambat membayarkan THR kepada karyawannya juga bisa
dikenakan sanksi administratif. Pemberian sanksi administrasi tersebut akan dilakukan secara
bertahap merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.
Dalam beleid tersebuttingkatkan pemberian sanksi administrasi bagi perusahaan yang tidak
mentaati aturan pemberian THR diatur dalam empat tahapan. Yakni berupa teguran
tertulispembatasan kegiatan usahapenghentian sementara sebagian atau seluruh alat
produksihingga pembekuan kegiatan usaha.
"sanksi administrasi yang dikenakan kepada temen-temen pengusaha saya sudah pernah
jelaskan waktu yang lalu," tegasnya.
13

