Page 307 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 307

PEMKAB BANYUMAS BENTUK POSKO PELAKSANAAN THR KEAGAMAAN 2021

              Purwokerto  -  Pemerintah  Kabupaten  Banyumas,  Jawa  Tengah,  melalui  Dinas  Tenaga  Kerja
              Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinnakerkop UKM) setempat membentuk Pos Komando
              Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021.

              "Posko  Pelaksanaan  THR  2021  ini  menempati  Ruang  Mediasi,  Bidang  Hubungan  Industrial
              Dinnakerkop  UKM  Kabupaten  Banyumas,  dan  berfungsi  sebagai  posko  pengaduan  yang
              dilaksanakan  pada  tanggal  7-13  Mei  2021  dengan  tetap  memerhatikan  protokol  kesehatan
              pencegahan penularan COVID-19," kata Kepala Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas Joko
              Wiyono di Purwokerto, Banyumas, Senin.

              Ia  mengatakan  dasar  pelaksanaan  pemberian  THR  bagi  pekerja  atau  buruh  tersebut,  yakni
              Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang  Pengupahan  dan  Peraturan  Menteri
              Ketenagakerjaan  Republik  Indonesia  Nomor  6  Tahun  2016  tentang  Tunjangan  Hari  Raya
              Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
              Selain itu, Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021
              tentang  Pelaksanaan  Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  Tahun  2021  Bagi
              Pekerja/Buruh di Perusahaan, dan Surat Gubernur Jawa Tengah tanggal 15 April 2021 Nomor
              560/0006418 tentang Pelaksanaan THR yang pada pokok surat disebutkan bahwa Pemberian
              Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan agar berpedoman
              pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021.

              Terkait dengan SE Menaker Nomor M/6/HK.04/IV/2021, dia mengatakan ada beberapa hal yang
              menjadi perhatian, antara lain pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya
              untuk  memenuhi  kebutuhan  pekerja/buruh  dan  keluarganya  dalam  merayakan  hari  raya
              keagamaan.

              "Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 dan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, pemberian THR
              Keagamaan  merupakan  kewajiban  yang  harus  dilaksanakan  oleh  pengusaha  kepada
              pekerja/buruh," katanya.

              Ia mengatakan pembayaran THR keagamaan sesuai PP Nomor 36 Tahun 2021 dan Permenaker
              Nomor  6  Tahun  2016  tersebut  dilaksanakan  dengan  memperhatikan  beberapa,  yakni  THR
              Keagamaan  diberikan  kepada  pekerja/buruh  yang  telah  mempunyai  masa  kerja  satu  bulan
              secara  terus-menerus  atau  lebih,  pekerja/buruh  yang  mempunyai  hubungan  kerja  dengan
              pengusaha  berdasarkan  perjanjian  kerja  waktu  tidak  tertentu  atau  perjanjian  kerja  waktu
              tertentu.

              Menurut dia, besaran THR Keagamaan diberikan dengan ketentuan bagi pekerja/buruh yang
              mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih diberikan sebesar satu bulan
              upah, bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus-menerus
              tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja
              dibagi 12 kemudian dikalikan dengan satu bulan upah.
              Bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja dan telah mempunyai masa kerja
              12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam
              12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

              Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung
              berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

              "THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan,"
              katanya.


                                                           306
   302   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312