Page 478 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 478

DISNAKER MAKASSAR: PERUSAHAAN WAJIB BAYAR THR PEKERJA SEMINGGU
              SEBELUM LEBARAN
              MAKASSAR, GOSULSEL.COM - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar mengingatkan
              perusahaan agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) para karyawan. Kewajiban ini juga
              sudah disampaikan Kemnaker RI.

              Kepala Disnaker Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan menegaskan bahwa seluruh perusahaan
              wajib membayarkan THR pekerja atau buruh. Kesejahteraan mereka, dikatakannya, merupakan
              hal yang perlu diperhatikan.

              "Sudah ada edaran Kemnaker tentang pembayaran THR, itu diwajibkan minimal 7 hari sebelum
              hari  raya  sudah  sampai  ke  karyawan  perusahaan,"  tegas  Irwan  saat  dihubungi,  Senin
              (19/04/2021).

              Ada sanksi apabila perusahaan tidak membayarkan THR mereka. Disebutkan Irwan, terdapat
              dua  sanksi.  Sanksi  tertulis  sebagai  peringatan  dan  sanksi  pencabutan  izin  usaha  jika  masih
              diindahkan.  "Kalau  tidak  maka  dikenakan  sanksi.  Sanksinya  administrasi  kemudian  kalau
              diabaikan maka diberikan sanksi pembekuan usaha, usaha itu tidak dikasih izin," sambung Irwan.

              Disnaker Makassar membuka ruang diskusi kepada perusahaan yang kesulitan membayar THR.
              Pihaknya akan mencarikan solusi ke mereka perihal pembayaran tunjangan tahunan ini. "Setiap
              perusahaan apabila mengalami terdampak pandemi Covid-19, dia harus melapor ke Disnaker
              Makassar tentang kondisi perusahaannya tersebut," jelas Irwan.

              "Tidak boleh mereka memutuskan sendiri dalam nasib karyawan seperti itu, jadi minimal satu
              hari sebelum tenggat pembayaran," tandasnya. (Poinnya sendiri, Menaker, Ida Fauziah meminta
              perusahaan agar waktu pembayaran THR Keagamaan dilakukan paling lama 7 hari. Ini sebelum
              hari raya keagamaan. (*).









































                                                           477
   473   474   475   476   477   478   479   480   481