Page 298 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 298
"Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat adanya percikan api dari korek gas yang ada di
dalam gudang, tepatnya di bagian QC (Quality Control)," kata Dodi Abdulrohman, Rabu,(3/11).
Dia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah
saksi untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian hingga menyebabkan kebakaran
terjadi.
"Kita masih periksa soal unsur kelalaiannya," ujarnya.
Dodi juga memastikan, dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa atau luka meski memang saat
kejadian masih ada sejumlah pekerja yang beraktivitas di dalam gudang.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau luka, karena saat ada percikan, seluruh karyawan
langsung dievakuasi," kata dia.
Masih Pemadaman
Hingga saat ini, tim BPBD masih melakukan proses pemadaman pada pabrik tersebut. Proses
pemadaman terkendala lantaran material pabrik yang mudah terbakar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan
terdapat kendala ketersediaan air dalam proses pemadaman tersebut.
Oleh karena itu, baru sekitar 75 persen api yang dapat dijinakkan.
"Kondisi masih menyala, dan baru beberapa bagian yang berhasil kami padamkan, sekitar 75
persen. Di sini, kami kesulitan untuk memperoleh air dalam proses pemadaman, hingga
memakan waktu cukup lama," katanya.
297

