Page 128 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 128
Judul Lion Air Group Jamin Biaya Hidup 8.000 Karyawan yang Dirumahkan
Nama Media tirto.id
Newstrend Kinerja Lion Air Group
Halaman/URL https://tirto.id/lion-air-group-jamin-biaya-hidup-8000-karyawan-yang-
dirumahkan-gifd
Jurnalis Selfie Miftahul Jannah
Tanggal 2021-08-01 13:31:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Lion Air Group memutuskan untuk merumahkan sekitar 8.000 karyawannya. Keputusan ini
diambil usai lebih dari setahun bertahan dari menurunnya aktivitas penerbangan di dalam negeri
selama masa pandemi COVID-19. Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang
Mandala Prihantoro mengatakan jumlah karyawan yang dirumahkan merupakan 25-35 persen
dari seluruh jumlah karyawan yang dimiliki oleh Lion Air saat ini yaitu 23 ribu karyawan.
LION AIR GROUP JAMIN BIAYA HIDUP 8.000 KARYAWAN YANG DIRUMAHKAN
Lion Air Group memutuskan untuk merumahkan sekitar 8.000 karyawannya. Keputusan ini
diambil usai lebih dari setahun bertahan dari menurunnya aktivitas penerbangan di dalam negeri
selama masa pandemi COVID-19.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan
jumlah karyawan yang dirumahkan merupakan 25-35 persen dari seluruh jumlah karyawan yang
dimiliki oleh Lion Air saat ini yaitu 23 ribu karyawan.
“Selama mereka [karyawan] yang berstatus dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha
membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan. Selama
dirumahkan akan diadakan pelatihan secara virtual [online] sesuai dengan bagian [unit] masing-
masing. Keputusan ini berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut,” jelas Danang dalam
keterangan resmi, Sabtu (31/7/2021).
Danang menjelaskan, meski berada di tengah pandemi, Lion Air Group sebelumnya tetap
beroperasi secara bertahap, rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal
sebelumnya (sebelum pandemi Covid-19) yakni rerata 1.400 penerbangan per hari.
Atas kondisi tersebut, menyebabkan jumlah produksi pekerjaan dengan sumber daya manusia
tidak sesuai secara perhitungan alias tidak seimbang.
127

