Page 151 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 151

Adapun  calon  pekerja  atau  buruh  yang  mendapatkan  bantuan  harus  memenuhi  persyaratan
              yakni,  warga  negara  Indonesia  (WNI)  yang  dibuktikan  dengan  nomor  induk  kependudukan,
              anggota  BPJS  Ketenagakerjaan  yang  dibuktikan  dengan  kartu  kepesertaan,  dan  peserta
              membayar iuran dihitung berdasarkan upah di bawah 5 juta sesuai yang dilaporkan kepada BPJS
              Ketenagakerjaan.

              Selain itu, calon peserta harus memiliki rekening bank aktif dan tidak termasuk peserta penerima
              manfaat kartu prakerja dan membayar iuran hingga Juni 2020. "Nantinya penyaluran subsidi
              upah dilakukan dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke rekening penerima bantuan
              melalui bank-bank BUMN yang terhimpun di Himbara," jelasnya.

              Dalam  mengawasi  pelaksanaan  bantuan  supaya  tepat  sasaran,  pemerintah  mendapatkan
              pendampingan dari kepolisian, Kejaksaan Agung, KPK, BPK, dan BPKP.

              Dalam  kesempatan  yang  sama  Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan  Agus  Susanto
              mengatakan,  pihaknya  menyambut  baik  program  bantuan  subsidi  upah  yang  dilakukan
              pemerintah.  Agus  menganggap,  program  tersebut  menjadi  nilai  tambah  bagi  pekerja  yang
              terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek, selain mendapatkan perlindungan dari risiko kerja
              dalam bentuk kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan juga jaminann pensiun.

              "BP Jamsostek menyatakan kesiapannya dalam mendukung program penerima subsidi upah ini,
              dan saat ini BP Jamsostek siap menjalankan tugas amanah ini dan kami akan menyiapkan data
              sebagaimana dipersyaratkan," kata Agus.

              Nantinya, dari data yang ada, pihaknya akan menyisir peserta aktif atau pekerja formal yang
              upahnya di bawah Rp 5 Juta per bulan berdasarkan data upah pekerja yang dilaporkan oleh
              pemberi kerja dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.

              Terhitung sejak Sabtu (8/8), BPJS  Ketenagakerjaan meminta ke perusahaan agar melengkapi
              nomor-nomor  rekening pekerjaannya yang gajinya di bawah Rp 5 juta sesuai yang dilaporkan
              ke BPJS Ketenagakerjaan. "Kami sedang melakukan penyisiran data by name, by address siapa
              saja peserta aktif per 30 Juni dan kami mendapat data sebanyak 15,7 juta, tapi data itu belum
              ada nomor rekeningnya," ucap Agus.

              Pemerintah akan memberikan subsidi gaji bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp 5 juta
              per bulan yaitu sebesar Rp 600 ribu per bulan pada kuartal III-2020, yang berarti selambat-
              lambatnya September 2020.

              "Kami menyisir peserta aktif penerima upah dari sektor pekerja formal dengan upah di bawah
              Rp 5 juta berdasarkan laporan pemberi kerja dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan, ini tidak
              termasuk  mereka  yang  bekerja  di  induk  perusahaan  BUMN,  lembaga  negara,  dan  instansi
              pemerintah," ucap Agus.

              Sedangkan di tempat terpisah, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan
              Ekonomi  Nasional  (KPCPEN)  Erick  Thohir  mengatakan,  pemerintah  berupaya  keras  melewati
              badai pandemi dengan menangani sisi kesehatan dan perekonomian secara bersamaan. "Yang
              kami tanamkan sekarang ini adalah, kesehatan pulih, ekonomi bangkit," ujar Erick saat berdiskusi
              di kantor Kadin, Jakarta, Senin (10/8).

              Belanja Produk Lokal

              Menaker Ida Fauziyah berharap, para penerima bantuan subsidi upah menggunakan insentif
              tersebut  untuk  membeli  produk  dalam  negeri  guna  mencukupi  kebutuhan  hidup  sehari-hari.
              Dengan begitu, kata dia, bantuan subsidi gaji dapat memberikan efek berlipat ganda ke sektor-
              sektor lain dalam perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.


                                                           150
   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156