Page 333 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 333
Judul Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan
untuk Ini...
Nama Media gosumut.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.gosumut.com/berita/baca/2020/08/10/percepat-
pemulihan-ekonomi-menaker-minta-subsidi-upah-digunakan-untuk-ini/
Jurnalis GoSumut
Tanggal 2020-08-10 19:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Dengan begitu, bantuan subsidi gaji dapat memberikan efek
berlipat ganda ke sektor-sektor lain dalam perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi
nasional
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap, para pekerja penerima bantuan
subsidi upah menggunakan insentif tersebut untuk membeli karya UMKM dalam negeri."Dengan
begitu, bantuan subsidi gaji dapat memberikan efek berlipat ganda ke sektor-sektor lain dalam
perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Ida dalam konferensi pers
secara daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/8/2020).Pada Senin ini, sebagaimana
dilansir Antaranews.com, pemerintah memutuskan untuk menaikkan jumlah penerima manfaat
program bantuan subsidi upah dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 pekerja dengan total
anggaran Rp37,7 triliun.
PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI, MENAKER MINTA SUBSIDI UPAH DIGUNAKAN
UNTUK INI...
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap, para pekerja penerima
bantuan subsidi upah menggunakan insentif tersebut untuk membeli karya UMKM dalam
negeri."Dengan begitu, bantuan subsidi gaji dapat memberikan efek berlipat ganda ke sektor-
sektor lain dalam perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Ida dalam
konferensi pers secara daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/8/2020).Pada Senin
ini, sebagaimana dilansir Antaranews.com, pemerintah memutuskan untuk menaikkan jumlah
penerima manfaat program bantuan subsidi upah dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 pekerja
dengan total anggaran Rp37,7 triliun.
332

