Page 550 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 550
Judul Kuota BLT Pekerja Bertambah 1,8 Juta, Total Anggaran Jadi Rp37,7 T
Nama Media tirto.id
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://tirto.id/kuota-blt-pekerja-bertambah-18-juta-total-anggaran-
jadi-rp377-t-fWXZ
Jurnalis Selfie Miftahul Jannah
Tanggal 2020-08-10 16:13:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Tenaga Kerja) Dengan demikian maka anggaran bantuan
pemerintah subsidi upah ini mengalami peningkatan menjadi Rp37,7 triliun
positive - Ida Fauziyah (Menteri Tenaga Kerja) Ekspektasi publik sangat luar biasa. Program
subsidi upah ini harus benar-benar diterima oleh pekerja atau buruh yang memenuhi persyaratan
positive - Agus Susanto (Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan) Dari kriteria kami mendata yang
non-ASN, karyawan yang terdaftar di induk lembaga negara, instansi pemerintah. Di sini tidak
termasuk dalam subsidi. Karyawan yang akan mendapat subsidi adalah para pekerja non-ASN.
Saat ini BP Jamsostek sudah melakukan penyisiran data dan per 30 Juni kita dapatkan 15,7 juta
orang
positive - Agus Susanto (Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan) Tapi data itu belum ada nomor
rekening. Kami BP Jamsostek udah menginformasikan kepada para pengusaha untuk melengkapi
nomor rekening pekerjanya yang gajinya di bawah Rp5 juta dan segera melaporkannya ke BP
Jamsostek
Ringkasan
Penambahan penerima bantuan langsung tunai pekerja karena masukan dari lembaga dan
kementerian. Anggaran insentif untuk pekerja yang semula sudah dianggarkan sebesar Rp31,2
triliun bertambah menjadi Rp37,7 triliun. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menjelaskan,
penambahan anggaran tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jumlah pekerja yang seharusnya
mendapat insentif.
KUOTA BLT PEKERJA BERTAMBAH 1,8 JUTA, TOTAL ANGGARAN JADI RP37,7 T
Penambahan penerima bantuan langsung tunai pekerja karena masukan dari lembaga dan
kementerian. Anggaran insentif untuk pekerja yang semula sudah dianggarkan sebesar Rp31,2
triliun bertambah menjadi Rp37,7 triliun. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menjelaskan,
549

