Page 214 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 214
"Kami tetap berkomitmen untuk membayarkan THR sebelum hari raya dan menyesuaikan aturan
pemerintah terkait THR tersebut," ujar Ketua Apindo Kalbar Andreas Acui Simanjaya di
Pontianak, Senin.
Ia menjelaskan bahwa bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR bisa berkoordinasi
dengan dinas tenaga kerja setempat.
"Pada masa pandemi COVID-19 ini tidak dipungkiri ada usaha yang tidak berjalan sebagaimana
mestinya. Itu juga berdampak pada pembayaran THR. Nah, bagi perusahaan yang saat ini tidak
mampu membayar bisa berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja," katanya.
Sementara itu, Ketua PHRI Kalbar Tuliardi Qamal juga mengungkapkan komitmen pihaknya
membayar THR bagi pekerja atau karyawan yang bekerja di sektor perhotelan dan restoran
tersebut.
"Niat dan komitmen untuk bayar THR penuh bagi anggota kami tentu ada. Namun akan
menyesuaikan dengan kemampuan masing - masing," kata dia.
Ia tidak memungkiri akan ada anggotanya tidak membayar THR secara penuh karena kondisi
bisnis hotel yang terpukul dampak COVID-19.
"Saya yakin banyak juga anggota akan membayar THR ini dengan tidak penuh dan manajemen
akan meminta karyawan untuk memaklumi hal ini karena untuk bertahan saja perusahaannya
sekarang ini merupakan sesuatu yang luar biasa," katanya.
Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah sudah menerbitkan Surat Edaran
(SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan. Dalam SE tersebut satu di antara
diatur soal THR wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.
213

