Page 245 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 245

SEPULUH HARI, 776 ADUAN THR, DARI TAK MAMPU BAYAR SAMPAI LAPORAN
              PERUSAHAAN BAYAR THR DICICIL
              JAKARTA  -  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  menindaklanjuti  dan  melakukan
              pemeriksaan terkait aduan yang diterima Pos Komando (Posko) Pengaduan Tunjangan Hari Raya
              (THR) tahun 2021. Tindak lanjut ini berkoordinasi dengan seluruh Dinas Tenaga Kerja.

              Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi.
              Dia menyebut tindak lanjut dilakukan melalui tim penanganan dari Ditjen Pembinaan Hubungan
              Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja  (PHI  dan  Jamsos)  serta  Ditjen  Pembinaan
              Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.

              "Setiap ada laporan yang masuk ke posko melalui PTSA, call center maupun secara online pasti
              segera  kami  tindaklanjuti.  Kita  juga  berkoordinasi  dengan  dinas-dinas  tenaga  kerja  untuk
              mempercepat penanganan laporan THR " kata Anwar Sanusi, Minggu (2/5).

              Kemnaker mencatat ada 776 laporan pembayaran THR selama kurun waktu 20 April hingga 30
              April 2021. Jumlah tersebut terbagi dari 484 konsultasi THR dan 292 pengaduan THR. Aduan
              bersumber dari berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan tersebut, di antaranya
              adalah  ritel,  jasa  keuangan  dan  perbankan,  konstruksi,  manufaktur,  migas,  alat  kesehatan,
              industri makanan dan minuman, dll.
              Lebih  lanjut,  Anwar  mengatakan,  posko  THR  2021  bisa  dimanfaatkan  kalangan  pekerja  dan
              manajemen  perusahaan  maupun  masyarakat  umum  yang  menggunakannya  untuk  mencari
              informasi terkait pembayaran THR, konsultasi maupun mengadukan permasalahan pembayaran
              THR.

              "Beberapa permasalahan yang diadukan antara lain, perusahaan tidak mampu membayar THR,
              rencana  THR  akan  dicicil,  dibayarkan  50  persen,  pembayaran  THR  setelah  lebaran,  dll.
              Sepertinya ini masih berupa kekhawatiran seperti yang dialami tahun lalu," kata Anwar.
              Menurut dia, berdasarkan laporan tim posko, sekitar 90 persen permasalahan terkait pengaduan
              THR sudah diselesaikan. "Sisanya masih dalam proses karena tidak murni soal THR namun terkait
              masalah ketenagakerjaan lainnya," tuturnya.

              Anwar menambahkan, jika pekerja/buruh, manajeman perusahaan ataupun masyarakat umum
              yang butuh informasi, konsultasi, atau punya masalah terkait THR dipersilakan untuk datang ke
              PTSA Kemnaker dengan menerapkan protokol Kesehatan.

              Selain tatap muka, pengaduan juga bisa dilakukan secara online melalui bantuan.kemnaker.go.id
              dan call center 1500 630. "Silakan datang langsung atau hubungi kami melalui call center dan
              Sisnaker. Setiap laporannya kami tindaklanjuti, " ucap Anwar.

              Anwar mengatakan Posko THR Keagamaan 2021 tidak hanya dibentuk di pusat, tetapi juga di
              daerah baik di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota.

              Pendirian Posko THR di pusat dan daerah ini dilakukan agar pelaksanaan koordinasi menjadi
              lebih  efektif.  Dia berharap,  Posko  THR  2021 dapat  berjalan dengan  tertib dan  efektif  dalam
              memberikan  pelayanan  sesuai  mekanisme  dan  ketentuan  perundangan,  serta  menjadi  solusi
              yang diharapkan dapat memuaskan para pihak, yaitu pekerja/buruh dan pengusaha.

              Dalam  pelaksanaannya,  Posko  THR  2021  juga  melibatkan  Tim  Pemantau  dari  unsur  Serikat
              Pekerja/Serikat  Buruh  (SP/SB)  dan  dari  unsur  Organisasi  Pengusaha  yang  duduk  dalam
              keanggotaan  Dewan  Pengupahan  Nasional.  Tim  pemantau  ini  bertugas  memantau  jalannya
              Posko  THR  2021,  sekaligus  memberikan  saran  dan  masukan  kepada  Tim  Posko  mengenai
              pelaksanan tugas Posko THR 2021. (jpnn).

                                                           244
   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250