Page 358 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 358
Anwar menjelaskan, sejumlah permasalahan yang diadukan antara lain, perusahaan tidak
mampu membayar THR, rencana THR akan dicicil, dibayarkan 50 persen, hingga pembayaran
THR setelah lebaran. "Sepertinya ini masih berupa kekhawatiran seperti yg dialami tahun lalu,"
ucapnya.
Berbagai pengaduan yang masuk ke Posko THR tersebut, kata Anwar, langsung ditindaklanjuti
dan dicarikan solusi terbaik. "Berdasarkan laporan tim posko, sekitar 90 persen permasalahan
terkait pengaduan THR sudah diselesaikan. Sisanya masih dalam proses karena tidak murni soal
THR namun terkait masalah ketenagakerjaan lainnya."
Lebih jauh, Anwar menjelaskan, jika pekerja atau buruh, manajemen perusahaan ataupun
masyarakat umum butuh informasi, konsultasi, atau punya masalah terkait THR, dipersilakan
untuk datang ke PTSA Kemnaker dengan menerapkan protokol Kesehatan. Selain tatap muka,
pengaduan juga bisa dilakukan secara online melalui bantuan.kemnaker.go.id dan call center
1500 630. “Setiap laporannya kami tindaklanjuti, " ujarnya.
Posko THR Keagamaan 2021 tidak hanya dibentuk di pusat, tetapi juga di daerah baik di tingkat
provinsi, maupun kabupaten/kota. Pendirian Posko THR di pusat dan daerah ini dilakukan agar
pelaksanaan koordinasi menjadi lebih efektif.
Anwar berharap Posko THR 2021 dapat berjalan dengan tertib dan efektif dalam memberikan
pelayanan sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan, serta menjadi solusi yang diharapkan
dapat memuaskan para pihak, yaitu pekerja/buruh dan pengusaha.
Dalam pelaksanaannya, Posko THR 2021 ini juga melibatkan Tim Pemantau dari unsur serikat
pekerja dan organisasi pengusaha yang duduk dalam keanggotaan Dewan Pengupahan Nasional.
Tim pemantau ini bertugas memantau jalannya Posko THR 2021, sekaligus memberikan saran
dan masukan kepada Tim Posko mengenai pelaksanaan tugas Posko THR 2021.
357

