Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 18

Title          KASUS DUGAAN TPPO ABK WNI, BARESKRIM POLRI TETAPKAN 3 TERSANGKA
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      22 Mei 2020
                              https://www.beritasatu.com/nasional/635959/kasus-dugaan-tppo-abk-wni-b areskrim-
               Page/URL
                              polri-tetapkan-3-tersangka
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan dan menahan tiga tersangka kasus
               dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atas 14 anak buah kapal (ABK)
               yang bekerja di kapal Tiongkok Long Xing 629. Penetapan tersangka itu dari hasil
               pemeriksaan saksi yang sudah kembali ke Indonesia.

               Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka itu yakni William Gozaly selaku karyawan
               PT APJ di Bekasi, Joni Kasiyanto selaku Direktur PT SMG di Pemalang, dan Kiagus M
               Firdaus selaku karyawan PT LPB di Tegal.

               "Sebelumnya para ABK dijanjikan bekerja secara legal dengan bayaran yang tinggi.
               Penempatan kerja juga dijanjikan sesuai dengan perjanjian kerja laut (PKL). Namun
               kenyataannya para ABK ada yang gajinya tidak bayar dan dipotong," ujar Direktur
               Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo kepada Beritasatu.com,
               Kamis (21/5/2020).

               Dikatakan PT SMG selaku penyalur tenaga kerja awalnya menjanjikan gaji US$
               4.200 selama 14 bulan, namun mereka hanya dibayar US$ 1.350.

               Lebih memprihatinkan lagi, pihak PT APJ tidak memberikan gaji kepada para ABK
               yang mereka rekrut. Pihak perusahaan beralasan tidak menandatangani kontrak
               kerja dengan para ABK. Perusahaan menyerahkan tanggung jawab kepada
               perusahaan yang ada di Busan, Korsel.

               Sedangkan PT LPB diketahui juga menjanjikan gaji US$ 4.200 selama 14 bulan,
               namun kemudian dipotong US$ 3.550, sehingga korban hanya menerima US$ 650
               selama 14 bulan.

               Sementara itu Kasubdit III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol John
               Weynart Hutagalung mengatakan tersangka William diketahui menerima delapan
               ABK dari sponsor perorangan berinisial AR. Sementara Joni menerima enam ABK
               dari dua sponsor, yakni Hn dan At. Sedangkan tersangka Firdaus menerima lima
               ABK dari sponsor berinisial Nt.

               Para ABK yang berhasil direkrut pada 13 dan 14 Februari 2019 itu diterbangkan ke
               Busan, Korea Selatan dan bekerja di kapal ikan berbendera Tiongkok. Sebanyak 22
               ABK dipekerjakan di Kapal Long Xing 629 ini. Dari 22 ABK ini, 14 ABK sudah
               kembali, dan empat meninggal dunia. "Empat ABK lagi masih hidup," kata John.



                                                       Page 17 of 141.
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23