Page 318 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 JULI 2021
P. 318
Alloy Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Kepala Biro Humas Kemnaker Chairul Fadly
Harahap mengatakan hal ini memang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020
tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan
Proyek Strategis Nasional.
20 TKA MASUK INDONESIA, KEMNAKER: UJI COBA PROYEK STRATEGIS NASIONAL
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan kedatangan 20 Tenaga Kerja Asing
(TKA) asal Tiongkok di Bandara Sultan Hasanudin, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/7) malam, dalam
rangka uji coba kemampuan dalam bekerja pada Proyek Strategis Nasional PT Huady Nickel-
Alloy Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Kepala Biro Humas Kemnaker Chairul Fadly Harahap mengatakan hal ini memang diatur dalam
Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3
Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
"Pada lampiran nomor urut 96 memang Kawasan Industri Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan,
merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional yang ada dalam Perpres dimaksud," Kata
Karo Chairul dalam keterangannya, Selasa (6/7).
Kemnaker tetap melakukan koordinasi dengan Ditjen Imigrasi dan Pemerintah Daerah melalui
Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan terkait informasi tersebut.
“Saat ini kita tetap berkoordinasi dengan Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertarns Provinsi
Sulawesi Selatan yang terus melakukan pendataan dan pemantuan terhadap keberadaan calon
TKA tersebut untuk memastikan bahwa keberadaannya sudah sesuai dengan regulasi," ujar
Chairul.
Dirinya menjelaskan 20 orang yang diduga calon TKA tersebut sudah berada di Indonesia
sebelum diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dan telah
menjalani karantina sesuai protokol kesehatan yang berlaku, masuk ke Provinsi Sulawesi Selatan
tanggal 3 Juli 2021 dengan mengikuti protokol kesehatan pada masa pandemi covid.
Terkait kebijakan penerapan PPKM darurat ini, Karo Humas Chairul menyatakan pihaknya tetap
mengacu pada kebijakan Pemerintah yang telah ditetapkan melalui SE Ketua Satgas Covid-19,
SE Menaker, maupun instruksi-instruksi lainnya yang mengatur terkait hal tersebut.
“Pemerintah tetap berjuang melawan Pandemi COVID-19, namun ekonomi tetap berjalan lewat
proyek-proyek strategis nasional, selama membawa kemanfaatan yang luas. Proyek yang
melibatkan sedikit TKA untuk proses alih teknologi menyerap lebih banyak pekerja domestik.
TKA didatangkan investor sesuai izin dan ketentuan/prosedur protokol kesehatan," jelasnya.
Hingga saat ini, proses pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk permohonan
baru masih tetap dihentikan sementara. Namun hal ini, dikecualikan bagi TKA yang bekerja pada
Proyek Strategis Nasional (PSN) dan obyek vital strategis/nasional tersebut.
Berdasarkan Surat (SE) Edaran Nomor M/3/HK.04/II/2021 tentang Pelayanan Penggunaan TKA
dalam Upaya Pencegahan masuknya Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka untuk
sementara proses pelayanan penggunaan TKA untuk permohonan baru masih dihentikan.
"Penghentian sementara sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dikecualikan bagi TKA yang
bekerja pada PSN dan objek vital strategis/nasional berdasarkan pertimbangan atau izin khusus
tertulis dari kementerian/lembaga terkait," jelasnya.
317

