Page 237 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 OKTOBER 2021
P. 237
"Program Kartu Prakerja ini akan diteruskan tahun depan," ujar Airlangga dalam keterangan
tertulis, Jumat (8/10/2021).
Diungkapkannya, program Kartu Prakerja telah mendapatkan perhatian besar dari masyarakat
di masa pandemi ini. Melalui Program Kartu Prakerja, pemerintah telah menyalurkan insentif
sebesar Rp 13,36 triliun pada tahun 2020 dan sebesar Rp 9,42 triliun di tahun ini juga telah
disalurkan per Oktober 2021.
Ia juga menyebut antusiasme masyarakat mengikuti Prakerja terlihat dari 75 juta orang yang
mendaftar sejak pertama kali program ini diluncurkan pada tahun 2020 lalu. Program Kartu
Prakerja inklusif menjangkau peserta di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dan jumlah
penerima setiap provinsi mayoritas mengalami peningkatan.
Dalam setiap kesempatan kunjungan kerja, Airlangga bertemu langsung dengan para penerima
Program Kartu Prakerja untuk mendengarkan suka dan duka mereka serta berdialog mengenai
manfaat yang telah diterima setelah mendapatkan pelatihan dan insentif dari program tersebut.
Memulai serangkaian agenda dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, Airlangga bertemu muka dan berbincang langsung dengan para alumni Program
Kartu Prakerja di kawasan kuliner Karangmloko, Yogyakarta.
Pertemuan yang diselenggarakan dengan konsep back to nature di area terbuka tersebut
berlangsung dalam suasana yang hangat dan santai. Setibanya di lokasi acara, Airlangga
mengajak seluruh yang hadir untuk menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker,
mencuci tangan, dan menjaga jarak).
Sebagai informasi, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang
memiliki jumlah penerima program Kartu Prakerja yang meningkat dari tahun 2020 ke 2021 dan
berdasarkan jumlah penerima, berada di posisi ke-16 nasional.
Dari gelombang 1 hingga 21, total penerima program Kartu Prakerja di Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sebanyak 258.176 penerima. Secara rinci, jumlah penerima Program Kartu Prakerja
di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2020 terdapat
98.619 penerima dan tahun pada 2021 terdapat 149.557 penerima.
"Saya sangat mengapresiasi para alumni program Kartu Prakerja yang ulet dan tetap
bersemangat mengembangkan kemampuannya di masa pandemi dengan memanfaatkan
program yang diinisiasi Pemerintah dan melihat ini sebagai peluang," ujarnya.
Adapun lima Kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki jumlah penerima
tertinggi adalah Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kota
Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo. Sebanyak 55% penerima merupakan lulusan SMA/SMK
dan dari segi usia, sebanyak 30% penerima berada pada usia 26 hingga 35 tahun.
Keberhasilan program Kartu Prakerja juga bergantung kepada bagaimana penerimanya
memanfaatkan pelatihan yang ada. Airlangga pun mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja
agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling.
Dalam diskusi santai tersebut, para alumni yang hadir berasal dari berbagai bidang mulai dari
pemandu wisata, staf Tata Usaha di sebuah sekolah, pengajar lepas secara online, pekerja lepas
pada sektor industri kreatif, karyawan perusahaan fintech, kuliner dan pemasaran digital.
Para alumni program Kartu Prakerja di Yogyakarta ini membuktikan sertifikat dan manfaat yang
didapat tidak hanya bisa digunakan untuk berwirausaha, tetapi juga bisa mendukung karir
236

