Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 139

ANCAM GELAR AKSI PENOLAKAN, WALI KOTA MAKASSAR: PERPANJANGAN PPKM
              TUNGGU ARAHAN PEMERINTAH PUSAT
              Makassar : Pemerintah kota Makassar hingga kini masih menunggu keputusan dari Pemerintah
              Pusat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Makassar
              yang berakhir hari ini, Senin 2 Agustus 2021.

              Menanggapi  hal  itu,  Ketua  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (SPSI)  Sulsel,  Basri  Abbas
              menyarankan agar sebaiknya kebijakan tersebut dihentikan, sebab jika tidak maka buruh dan
              pekerja akan melakukan aksi turun ke jalan.

              "Suka tidak suka, kami akan fasilitasi untuk lakukan aksi penolakan karena daripada lapar, yah
              tidak ada jalan lain yang diberikan pemerintah," kata Basri belum lama ini.


              Dikatakan, kebijakan PPKM level 4 yang berlaku sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 ini, sangat
              berdampak pada perekonomian para buruh dan pekerja khususnya pekerja harian.

              "Sangat berdampak apalagi yang pekerja harian kalau mereka diberhentikan dari perusahaan,
              penghasilan  hariannya  juga  pasti  kurang.  Termasuk  pekerja  di  bidang  transportasi,  itu  juga
              sangat berdampak," bebernya.

              Oleh karena itu, pihaknya berharap PPKM level 4 tidak diperpanjang dan cukup memberikan
              kepercayaan kepada masyarakat untuk menerapkan prokes sembari tetap bekerja.

              "Kita sebenarnya mendukung pemerintah kota tapi kalau menyangkut soal perut susah juga.
              Intinya hentikan ini PPKM level 4," tegasnya.

              Sementara,  Wali  Kota  Makassar,  Mohammad  Ramdhan  Pomanto  mengatakan  belum  ada
              keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait perpanjangan PPKM.

              Danny  menyebut  apabila  PPKM  diperpanjang  maka  yang  diperlukan  cukup  mendisiplinkan
              masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.
              "Pertama evaluasi. Kedua kita tunggu arahan dari pusat," kata Danny saat ditemui di Dermaga
              Pelabuhan Makassar, Senin (2/8/2021).

              Saat ini, lanjut Danny, angka kasus Covid-19 di Makassar bersifat fluktuatif sehingga yang perlu
              ditekankan adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat.




























                                                           138
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144