Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 171
Judul Kemnaker Bersinergi dengan IDI untuk Turunkan Risiko Nakes
Terpapar Covid-19
Nama Media suara.com
Newstrend Webinar Emergency and Response in COVID-19 Pandemic Setting
Halaman/URL https://www.suara.com/news/2021/08/02/100649/kemnaker-
bersinergi-dengan-idi-untuk-turunkan-risiko-nakes-terpapar-covid-19
Jurnalis Fabiola Febrinastri
Tanggal 2021-08-02 10:06:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Salah satu yang menjadi keprihatinan kita
semua pada saat ini adalah banyaknya tenaga kesehatan kita, di antaranya para dokter dan
perawat, yang ikut terinfeksi bahkan meninggal akibat pandemi ini
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Melihat data di atas, webinar dan pelatihan
pada hari sangatlah besar urgensinya, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para
tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan di masa pandemi. Saya memberikan
apresiasi, doa dan dukungan saya kepada semua nakes yang masih terus berjuang di garis depan
untuk menghadapi pandemi pada saat ini
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya yakin acara hari ini akan dapat memberi
nilai tambah yang besar dan akan ikut berkontribusi positif dalam langkah kita semua
menghadapi pandemi Covid-19
negative - Daeng M. Faqih (Ketua Umum PB IDI) Yakni dengan mengedepankan standar
keamanan tertinggi untuk menjaga dokter sejauh mungkin dari risiko terinfeksi yang dapat
berakibat kematian
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersinergi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
untuk menurunkan risiko tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19. Menaker, Ida
Fauziyah menjelaskan, sinergi yang dilakukan oleh Emergency Medical Team (EMT) IDI dengan
Kemnaker merupakan bukti kepedulian dan usaha dari PB IDI untuk terus meningkatkan
kapasitas anggotanya yang sekaligus untuk menurunkan resiko terinfeksi saat menangani pasien
Covid-19.
170

