Page 5 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 5
Judul Menteri Ekonomi Jepang Apresiasi UU Cipta Kerja
Nama Media Ekonomi Neraca
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL Pg2
Jurnalis Opini
Tanggal 2021-03-25 07:09:00
Ukuran 97x193mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 6.790.000
News Value Rp 20.370.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
UU Cipta Kerja diapresiasi oleh menteri ekonomi Jepang. Apresiasi ini patut membuat kita
bangga, karena pemerintah dianggap kompeten dalam menegakkan peraturan. UU ini ampuh
dalam membangkitkan investasi dan ekonomi Indonesia, agar bisa segera bangkit dari masa
suram saat pandemi. Meski dianggap kontroversial karena ada penolakan dari beberapa pihak,
tetapi UU Cipta Kerja tetap diresmikan pada akhir tahun 2020 lalu. UU ini dianggap bisa
menyelesaikan berbagai problem di negeri ini, mulai dari ekonomi, investasi, hingga
ketenagakerjaan. Sehingga sering disebut dengan sebutan UU sapu jagat.
MENTERI EKONOMI JEPANG APRESIASI UU CIPTA KERJA
Oleh: Dodik Prasetyo, Pemerhati Ekonomi Pembangunan
UU Cipta Kerja diapresiasi oleh menteri ekonomi Jepang. Apresiasi ini patut membuat kita
bangga, karena pemerintah dianggap kompeten dalam menegakkan peraturan. UU ini ampuh
dalam membangkitkan investasi dan ekonomi Indonesia, agar bisa segera bangkit dari masa
suram saat pandemi.
Meski dianggap kontroversial karena ada penolakan dari beberapa pihak, tetapi UU Cipta Kerja
tetap diresmikan pada akhir tahun 2020 lalu. UU ini dianggap bisa menyelesaikan berbagai
problem di negeri ini, mulai dari ekonomi, investasi, hingga ketenagakerjaan. Sehingga sering
disebut dengan sebutan UU sapu jagat.
Apresiasi UU Cipta Kerja datang dari negeri sakura. Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri
Jepang Kajiyama Hiyoshi mengapresiasi kebijakan pemerintah Indonesia yang menerbitkan UU
nomor 11 tahun 2020 (UU Cipta Kerja).
Beliau berharap dengan adanya UU ini, iklim usaha di Indonesia akan semakin baik di masa
depan.
Kajiyama melanjutkan, UU Cipta kerja membawa efek baik ke dunia investasi. Karena ada
kepastian hukum dan transparansi. Dalam artian, baik Jepang maupun negara lain akan senang
untuk berinvestasi, karena ada pelindungan hukum yang baik.
4

