Page 283 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 283
neutral - Muhadjir Effendy (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Republik Indonesia) Untuk libur cuti bersama hari Natal 202 1 pada tanggal 24 Desember 2021
ditiadakan
positive - Muhadjir Effendy (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Republik Indonesia) Untuk libur Maulid Nabi besar Muhammad SAW pada tanggal 19 Oktober
2021 diubah menjadi Rabu, tanggal 20 Oktober 2021
Ringkasan
Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan hari libur nasional dan cuti bersama
tahun 2021. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri
Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor
3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri
PANRB Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur
Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.
SIMAK, JADWAL LENGKAP LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA 2021 USAI
DIUBAH PEMERINTAH
Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan hari libur nasional dan cuti bersama
tahun 2021.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag),
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021
tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 642
Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti
Bersama Tahun 2021.
Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Hari Libur Nasional
dan Cuti Bersama tahun 2021 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dihadiri oleh Menag Yaqut Cholil
Qoumas, Menaker Ida Fauziyah, dan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan berkaitan
dengan masalah merebaknya penularan dan penyebaran wabah COVID-19 yang sampai
sekarang masih belum bisa tuntas, maka kemudian Bapak Presiden memberikan arahan agar
ada peninjauan ulang terhadap masalah libur dan cuti bersama," ujar Menko PMK dikutip dari
laman Setkab, Sabtu (19/6/2021).
Menko PMK menambahkan, berdasarkan arahan tersebut, pemerintah memutuskan untuk
mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari libur cuti bersama.
"Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri, maka
perlu dilakukan tindakan terukur dan efektif untuk mengendalikan penyebaran pandemi COVID-
19. Pengubahan hari libur diterapkan pada hari raya keagamaan yang tidak ada ritual ibadahnya.
Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya long weekend," ujarnya.
282

