Page 356 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 356
Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB). di kantor Kemenko PMK. Keputusan itu diambil lantaran
lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia usai libur panjang Idul Fitri 2021.
"Kita perlu mewaspadai meningkatnya penyebaran varian Delta yang telah ditemukan di
beberapa kota di Indonesia. Karena itu pemerintah perlu mengubah hari libur nasional dan
menghapus Cuti Bersama pada waktu tertentu sehingga menekan penyebaran Covid-19."
imbuhnya.
Sementara Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo mengatakan, ASN dilarang mengambil hak cuti di hari
kejepit. menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di tanah air. "Jangan sampai Sabtu libur.
Minggu libur, hari besar keagamaan Selasa libur. Terus nanti semua ASN minta cutinya hari
Senin. Ini dilarang. Cari cuti hari lain saja " ujar Tjahjo.
Diketahui, libur panjang kerap membuat kasus positif virus Corona melonjak tinggi. Termasuk
setelah libur panjang Idul Fitri lalu. "ASN itu sesuai ketentuan itu mempunyai hak cuti
perorangan. Tetapi kami putuskan bahwa demi kemaslahatan dalam konteks pandemi Covid ini.
bahwa hak cuti ASN itu untuk sementara ditiadakan." tuturnya.
Tjahjo menegaskan, larangan cuti bagi ASN di hari kejepit tak lepas dari arahan Presiden Jokowi
yang ingin semua pihak fokus terhadap penanganan pandemi virus Corona. Jangan, aparatur
negara malah turut berperan menambah kasus positif. "Semua demi kesehatan masyarakat dari
pandemi Covid-19," imbaunya.
Sedangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan. pemerintah tidak menghapus atau
meniadakan hari libur nasional, melainkan melakukan pergeseran tanggal. "Hari libur tetap
diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap umat beragama, demikian pula
dengan peniadaan cuti bersama di 24 Desember, saya kira ini sejalan dengan keinginan kita
semua untuk menjaga seluruh masyarakat Indonesia dari Covid-19." jelas Gus Yaqut. sapaan
akrabnya. dir
355

