Page 459 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 459

Menteri  Sosial  (Mensos)  Tri  Rismaharini  menyarankan  agar  11.000  orang  pekerja  migran
              Indonesia (PMI) asal Sulawesi Barat (Sulbar) yang datang dari Malaysia, langsung dipulangkan
              ke daerah masing-masing Hal tersebut disampaikan Mensos usai menerima audiensi Gubernur
              Sulbar Ali Baal Masdar di Jakarta pada Jumat (18/6/2021).

              Seperti diketahui, sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar mengusulkan agar PMI dari
              Malaysia yang datang ditampung terlebih dahulu di penampungan.

              Risma lantas menolak usulan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan membantu masalah
              PMI dengan menjadi mediator. "Saya akan menjadi mediator untuk bagaimana mereka pulang
              ke daerah masing-masing. Saya akan menyurati kepala daerah yang mampu untuk membiayai.
              Bagaimanapun itu juga warganya," ujar Mensos Risma dalam keterangan tertulis yang diterima
              Kompas.com pada Jumat.

              Kementerian Sosial ( Kemensos ), kata dia, siap untuk memfasilitasi penyediaan lahan hidup bagi
              PMI yang pulang ke kampung halaman masing-masing.
              Sebagai informasi, PMI asal Sulbar akan datang dari Malaysia secara bergelombang.

              Diperkirakan sebanyak 1.000 orang PMI akan tiba pada kesempatan awal. Selanjutnya, pada
              bulan depan, akan datang lagi sebanyak 7.500 orang. Mereka akan datang bertahap sampai
              mencapai 11.000 orang.

              Pada  kesempatan  yang  sama,  Mensos  Risma  mengingatkan  agar  Kepala  Daerah  Sulbar
              melakukan  tracing  dengan  memetakkan  potensi  yang  dapat  dikembangkan  PMI  di  daerah
              masing-masing.

              Potensi tersebut, kata Mensos, harus digali dan dikembangkan demi memberdayakan PMI yang
              tiba  di  Tanah  Air.  "Kami  akan  pikirkan  dari  sekarang  mereka  akan  bekerja  apa,  bagaimana
              kemudian  kami  dapat  melakukan  treatment.  Dari  awal  PMI  diwawancarai,  ditanya  keinginan
              mereka itu apa, sehingga saat mereka datang, bisa kami tangani," paparnya.

              Menurut dia, pemetaan potensi daerah penting dilakukan. Sebab, dengan mengetahui potensi
              yang ada, Kemensos bisa membantu mengembangkannya.

              Adapun  peran  Kemensos  dalam  pemulangan  PMI  dari  Malaysia  meliputi  kegiatan  rehabilitasi
              sosial, pemulangan, sampai reintegrasi. Menanggapi pernyataan Risma, Gubernur Sulbar Ali Baal
              Masdar memberikan apresiasi atas kesediaan Risma untuk membantu memediatori kepulangan
              PMI.

              "Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Mensos membantu kami. Pemprov Sulbar akan
              segera  menyiapkan  langkah-langkah  sebagaimana  disampaikan  Mensos,  termasuk  tadi
              melakukan tracing," ucap Ali.
              Ia pun memastikan, tracing akan berlaku dalam pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) saat
              menyambut PMI yang datang ke Sulbar.

              "Kami  pastikan,  PMI  akan  dicek  kesehatannya  sebelum  tiba  di  daerah,  sehingga  tidak
              menimbulkan masalah baru," ujarnya.

              Ali  mengatakan,  nantinya  Pemprov  Sulbar  akan  bersinergi  dengan  Kemensos  untuk
              mengembangkan program pemberdayaan bagi PMI.

              Hal tersebut dilakukan agar para PMI tidak lagi mencari nafkah sampai ke luar negeri, melainkan
              tetap menetap di Indonesia.


                                                           458
   454   455   456   457   458   459   460   461   462   463   464