Page 548 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 548
positive - H. M. Ali Baal Masdar (Gubernur Sulawesi Barat) Pemprov Sulbar akan bersinergi
dengan Kemensos mengembangkan program pemberdayaan bagi PMI
Ringkasan
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyatakan kesiapannya menjadi mediator dalam
pemulangan 11.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia. Kementerian Sosial siap
memfasilitasi penyediaan lahan hidup mereka di daerah masing-masing. Sebelumnya, Bu Risma
menerima usulan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, agar PMI ditampung di shelter lebih
dulu. Namun, ia menolak usulan tersebut.
MENSOS SIAP MEDIATORI 11.000 PEKERJA MIGRAN YANG TIBA DI INDONESIA
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyatakan kesiapannya menjadi mediator dalam
pemulangan 11.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia. Kementerian Sosial siap
memfasilitasi penyediaan lahan hidup mereka di daerah masing-masing.
Sebelumnya, Bu Risma menerima usulan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, agar PMI
ditampung di shelter lebih dulu. Namun, ia menolak usulan tersebut.
“Saya menyarankan untuk PMI asal Sulawesi Barat langsung saja dipulangkan ke tempatnya
masing-masing,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini usai menerima audiensi Gubernur Sulawesi
Barat (Sulbar) H. M. Ali Baal Masdar di Jakarta, Jumat (18/06).
PMI asal Sulbar akan datang secara bergelombang. Pada kesempatan awal diperkirakan akan
tiba 1000 orang. Kemudian akan datang lagi sekitar 7.500 orang bulan depan, sampai mencapai
11.000 orang.
Mensos menyakinkan Gubernur Ali, Kemensos akan ikut berkontribusi mengatasi masalah PMI
sesampainya di tanah air.
“Saya akan menjadi mediator untuk bagaimana mereka pulang ke daerah masing-masing. Saya
akan menyurati kepala daerah yang mampu untuk membiayai. Bagaimanapun itu juga
warganya,” ujar Mensos.
Melalui Gubernur Ali, Mensos berpesan kepada kepala daerah di Sulbar agar memetakan potensi
yang bisa dikembangkan di daerahnya. Potensi itu yang harus digali dan dikembangka untuk
memberdayakan PMI yang tiba di tanah air.
Oleh karena itu, Mensos minta Gubernur Sulbar agar melakukan tracing lebih dulu kepada PMI.
Apa saja ketertarikan PMI terhadap bidang pekerjaan yang bisa menjadi gantunggan hidup
setelah mereka tiba di daerah asal.
“Kita akan pikirkan dari sekarang mereka akan bekerja apa, bagaimana kemudian kita dapat
melakukan treatment. Dari awal PMI diwawancarai, ditanya keinginan mereka itu apa. Sehingga
saat mereka datang bisa kita tangani,” ucap Mensos.
Pemetaan terhadap potensi daerah juga penting dilakukan, sebab dari sana Kemensos akan
menentukan jenis intervensi apa yang bisa disinergikan.
“Pendataan untuk potensi yang ada di Sulawesi Barat juga perlu. Sehingga Kemensos dapat
membantu mengembangkan potensi yang ada,” Mensos menambahkan.
547

