Page 142 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 142
Sektor usaha yang dimaksud adalah sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka
industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.
Lantas bagaimana jika upah minimum lebih besar dari Rp 3,5 juta? Pada pasal 3A ayat (3)
dijelaskan, Pekerja/Buruh bekerja di wilayah dengan upah minimum kabupaten/kota lebih besar
dari Rp Rp 3,5 juta, maka persyaratan Gaji/Upah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2)
huruf c menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga
ratus ribuan penuh.
BLT Subsidi Gaji juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program Kartu
Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), atau progam Bantuan Produktif Usaha Mikro
(BPUM/BLT UMKM).
Proses Penyaluran BLT Subsidi Gaji Pencairan BLT Subsidi Gaji 2021 aan dilakukan melalui bank
milik negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.
Sementara untuk tenaga kerja yang berada di Provinsi Aceh akan diproses melalui Bank Syariah
Indonesia (BSI).
Dari sejumlah bank BUMN dan BSI, BLT Subsidi Gaji disalurkan ke rekening penerima bantuan
subsidi gaji/upah.
Lantas, bagaimana dengan pekerja yang tidak memiliki rekening di bank Himbara, tapi termasuk
penerima bantuan subsidi gaji/upah? Dikutip dari akun Instagram Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker), Kemnaker akan membuatkan rekening baru untuk penerima BSU yang tidak
memiliki rekening bank Himbara.
"Penerima bantuan tinggal datang ke bank yang dituju untuk mengaktifkan rekening dan
mengambil dana tunai yang sudah didaftarkan," tulis admin @kemnaker.
BLT Subsidi Gaji Mulai Disalurkan Sementara itu, Kemenkeu mulai menyalurkan BLT Subsidi Gaji
para pekerja atau buruh yang terdampak pandemi Covid-19 dan berada di wilayah PPKM level 3
dan 4.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu menyatakan, penyaluran BSU sudah mulai
dilakukan pada Selasa (10/8/2021).
Bantuan disalurkan melalui rekening Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta
VII kepada rekening Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial Tenaga
Kerja (Jamsostek) Kementerian Ketenagakerjaan.
Dikutip dari Kompas.com, pada tahap awal ini, Kemenkeu menyalurkan BSU dengan nilai total
Rp 947,5 miliar, yang dialokasikan kepada 947.499 orang penerima.
"Bantuan ini kemudian akan diteruskan kepada para penerima yang telah terdaftar," tulis Ditjen
Perbendaharaan, Selasa.
Adapun penerima BSU pada tahap awal ini mengacu pada data dari BPJS Ketenagakerjaan yang
disampaikan kepada Kemnaker.
"Mekanisme penyaluran selanjutnya di bawah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan," tulis
Ditjen Perbendaharaan.
Secara keseluruhan, pada tahun 2021, pemerintah telah mengalokasikan sebesar Rp 8,8 triliun
untuk program BSU.
141

