Page 184 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 184

Ringkasan

              Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyebutkan sebanyak 30 persen peserta telah
              mendapatkan  kerja  atau  berwirausaha.  Peserta  tersebut  sebelumnya  menganggur.  Direktur
              Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari mengatakan,
              program Kartu Prakerja telah berlangsung selama lebih dari satu tahun. Program ini dinilainya
              bermanfaat bagi masyarakat, baik generasi muda yang baru mau masuk ke dunia kerja maupun
              mereka yang sudah bekerja, tetapi terdampak pandemi Covid-19 sehingga terkena pemutusan
              hubungan kerja (PHK).



              35 PERSEN PESERTA KARTU PEKERJA DIKLAIM TELAH BEKERJA DAN
              BERWIRAUSAHA

              Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyebutkan sebanyak 30 persen peserta telah
              mendapatkan kerja atau berwirausaha. Peserta tersebut sebelumnya menganggur.

              Direktur  Eksekutif  Manajemen  Pelaksana  Program  Kartu  Prakerja  ,  Denni  Puspa  Purbasari
              mengatakan, program Kartu Prakerja telah berlangsung selama lebih dari satu tahun.

              Program ini dinilainya bermanfaat bagi masyarakat, baik generasi muda yang baru mau masuk
              ke  dunia  kerja  maupun  mereka  yang  sudah  bekerja,  tetapi  terdampak  pandemi  Covid-19
              sehingga terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
              "Sebanyak 35 persen penerima program Kartu Prakerja tahun 2020 yang awalnya menganggur,
              pada saat dilakukan survei evaluasi mengatakan telah bekerja atau berwirausaha," kata Denni
              dalam siaran pers, Rabu 11 Agustus 2021.

              Ia mengatakan, pemerintah kini berupaya meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan
              yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja,
              dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan.

              Dengan  mengikuti  program  Kartu  Prakerja  ,  katanya,  para  peserta  bisa  mendapatkan
              pembekalan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan (skilling), peningkatan kompetensi kerja
              dan/atau kewirausahaan (upskilling), atau alih kompetensi kerja (reskilling) bagi tenaga kerja di
              Indonesia.

              Sementara itu, salah satu mitra  program  Kartu  Prakerja  , Chief Operation Officer Karier.mu,
              Radinka  Qiera,  mengatakan,  para  penerima  Kartu  Prakerja  yang  mendaftar  melalui  platform
              Karier.mu akan mendapatkan pendamping sampai mereka mendapatkan karier yang diinginkan.

              Peserta yang mendaftar melalui platform itu juga dikatakannya tidak berhenti pada pelatihan
              saja, tetapi ada tindak lanjut lainnya.

              "Platform  ini  tersedia  di  web  dan  aplikasi  yang  mempermudah  para  pengguna  untuk
              menyelesaikan pelatihan dan dapat diakses oleh penerima program Kartu Prakerja dengan waktu
              yang fleksibel. Kami siap membantu peserta selama 24 jam," ujarnya.

              Menurut Radinka, bonus demografi Indonesia yang diperkirakan akan terjadi pada kurun tahun
              2030-2040 semestinya ditopang dengan kompetensi generasi yang mumpuni.
              Oleh karenanya, platform Karier.mu juga menyiapkan program Talenta Siap Karier dan Talenta
              Siap Bisnis bagi para peserta sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang diadakan.




                                                           183
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189