Page 31 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 31
Rencananya, tujuh orang ini berangkat ke Irak untuk dijadikan asisten rumah tangga tujuan
pada hari ini, Kamis (12/8) Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan tujuh orang ini dari kota
berbeda seperti Sukabumi, Indramayu, dan karawang, Jawa Barat. "Mereka hampir
diberangkatkan ke Irak, bayangkan mereka dikirim ke negara konflik," kata Benny di Jakarta
Timur, Rabu (11/8) malam.
Benny menyebutkan sejak tahun 2016 pemerintah telah melarang seluruh perusahaan penyalur
pekerja migran ke Timur Tengah lantaran tidak ingin para pekerja menjadi korban konflik antar
negara. Tak hanya di Cibubur, Benny juga mengungkapkan pihaknya telah mengamankan 19
para calon pekerja migran di lokasi yang berbeda. "Kami secara bersaan juga mengamankan 19
orang di Tanjung Pinang, Batam, mereka juga calon pekerja Migran yang hampir jadi korban
pedagangan manusia," jelasnya.
19 orang yang diamankan di Tanjung Pinang tersebut rencananya akan diberangkatkan ke
Singapura, untuk menjadi sebagai asisten rumah tangga. Benny mengungkapkan para korban
diiming-imingi akan mendapat gaji uang yang besar oleh calo yang mengajaknya untuk bekerja
di luar negeri.
Bahkan, calo ini juga memberikan uang saku kepada korban sebesar Rp 2 juta dan menanggung
semua biaya selama di tempat penampungan hingga keberangkatan ke negara tujuan. "Mereka
ditampung di tempat yang tidak layak, kotor dan tidak layak," ucapnya.
Kini, para calon pekerja migran tersebut untuk sementara waktu ditampung di kantor BP2MI
sebelum dipulangkan ke daerah asal.
Benny menegaskan tidak boleh ada lagi perbudakan modern yang dilakukan dan para pekerja
migran harus dihormati serta diperlakukan dengan layak. "Mereka (pekerja migran, red) adalah
manusia yang harus kita hormati, tapi kemudian diperjual belikan oleh sindikat perdagangan
orang," tutur Benny. (mcr8/jpnn) Simak! Video Pilihan Redaksi:.
30

