Page 365 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 365
Foto/Ilustrasi JAKARTA - Pemerintah mengupayakan agar subsidi gaji alias bantuan subsidi upah
(BSU) sebesar Rp1 juta bisa disalurkan pekan ini. Jika tidak ada halangan, subsidi gaji bisa cair
setelah libur Tahun Baru Hijriyah.
"Insha Allah minggu ini sudah bisa cair," kata Sekretaris Jendral Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker), Anwar kepada SINDOnews, Selasa (10/8/2021).
Menurut dia, penyebab subsidi gaji belum dicairkan hingga saat ini dikarenakan masih ada data
yang belum lengkap. Adapun, Kementerian Ketenagakerjaan berhati-hati agar subsidi gaji bisa
tepat sasaran.
"Saat ini kita sedang padankan data dengan program PKH (Program Keluarga Harapan), Prakerja
dan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro)," ungkapnya.
Anwar menyebutkan, data yang dipegang saat ini sudah hampir selesai diverifikasi dan nantinya
akan diserahkan ke presiden Joko Widodo untuk melihat siapa saja yang akan mendapatkan
subsidi gaji. Rencanya subsidi gaji akan disalurkan melalui bank-bank milik pemerintah atau
Himbara. "Ini sudah tahap akhir. Pencairannya awal di bank Himbara," tandasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 8 juta pekerja akan mendapatkan bantuan subsidi gaji sebesar Rp1
juta untuk dua bulan sekaligus. Artinya, per bulannya mendapatkan Rp500.000.
Saat ini, berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021,
dijelaskan persyaratan pekerja yang berhak menerima bantuan pemerintah tersebut.
Diantaranya, memiliki gaji atau upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.
Dengan ketentuan, pekerja tersebut bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari
Rp3,5 juta, maka persyaratan gajinya menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan
ke atas hingga ratus ribuan penuh.
(ind).
364

