Page 13 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 SEPTEMBER 2020
P. 13
Judul Tujuh Mayat WNI Diduga Imigran Ditemukan di Johor
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Penemuan Mayat PMI Ilegal
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/346692-tujuh-mayat-wni-
diduga-imigran-ditemukan-di-johor
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-09-22 06:45:23
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
SATU lagi mayat yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pesisir Pantai
Teluk C, Kota Tinggi, Negara Bagian Johor, Malaysia, Senin (21/9) pagi.
TUJUH MAYAT WNI DIDUGA IMIGRAN DITEMUKAN DI JOHOR
SATU lagi mayat yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pesisir Pantai
Teluk C, Kota Tinggi, Negara Bagian Johor, Malaysia, Senin (21/9) pagi.
"Total sudah ada tujuh mayat PMI ilegal yang ditemukan akibat tenggelam dalam kejadian
Minggu," ujar Kepala Polisi Daerah Kota Tinggi, Superintendan Hussin Zamora di Johor Bahru,
Senin (21/9).
Dia mengatakan mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 09.25 pagi yang diduga warga
Indonesia mencoba masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi. "Mayat korban sudah diantar
ke Hospital Sultan Ismail (HSI) untuk otopsi dan pemeriksaan covid-19," kata Hussin Zamora.
Dia mengatakan identitas korban belum dikenal pasti dan penyelidikan penyebab kejadian
sedang dijalankan. Satgas Perlindungan KJRI Johor Bahru juga telah menemui empat WNI dari
sembilan WNI yang diamankan oleh Kepolisian Kota Tinggi yang diduga satu perahu dengan
para korban. Empat WNI tersebut telah selesai tes covid-19 dan diserahkan oleh Angkatan
Tentara Malaysia (ATM) kepada Kantor Imigrasi Johor Bahru.
"Dari wawancara dengan empat WNI tersebut diperoleh keterangan bahwa mereka
diberangkatkan oleh tekong dari daerah Tanjung Uban, Kepri, pada Minggu (20/9) sekitar pukul
01.00 dinihari. Saat memasuki perairan Malaysia sekitar pukul 04.30, mereka diturunkan di
wilayah perairan yang masih cukup dalam untuk selanjutnya menuju pantai sendiri-sendiri,"
kata Korfung Pensosbud KJRI Johor Bahru, Anang Fauzi Firdaus.
Pada Senin (21/9) sekitar pukul 13.00 ditemukan lagi satu jenazah perempuan sekitar 50 meter
dari lokasi penemuan jenazah sebelumnya."Jenazah juga dibawa ke Rumah Sakit untuk tes
covid-19 dan proses identifikasi post mortem. Dengan demikian, total yang ditemukan ada tujuh
jenazah rinciannya lima perempuan dan dia laki-laki," kata Anang. (OL-3).
12