Page 17 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 17
PERUSAHAAN WAJIB MEMATUHI KETENTUAN
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman berharap tidak ada pengaduan terkait dengan pemberian
tunjangan hari raya (THR) Lebaran. Meski demikian, Disnaker tetap membuka posko pengaduan
bagi tenaga kerja yang bermasalah dengan THR.
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih mengatakan posko aduan sudah beroperasi sejak awal
Ramadan atau 13 April. Hal itu untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan tentang Pembayaran THR. "Semoga semua perusahaan di Sleman memberikan
THR kepada pekerjanya tepat waktu, H-7 sehingga hubungan industrial di Sleman tetap
kondusif," katanya, Rabu (21/4).
Disnaker Sleman, kata Sutiasih, siap memberikan pelayanan konsultasi atau pengaduan THR.
Layanan tersebut akan diberikan baik offline maupun online. "Semoga tidak ada yang mengadu
[soal THR] karena semua perusahaan sudah memahami aturannya," katanya.
Adapun besaran THR yang dibayarkan yakni untuk pekerja yang telah memiliki masa kerja 12
bulan atau lebih dibayarkan sebesar upah satu bulan, sementara pekerja yang masa kerjanya
lebih dari satu bulan namun belum satu tahun, diberikan secara proporsional.
Perusahaan yang mengajukan penangguhan, kata Sutiasih, tetap diwajibkan membayar THR
maksimal H-1 sebelum Lebaran. Penangguhan tersebut berlaku bagi perusahaan yang
terdampak Covid-19 sehingga tidak bisa membayar THR tepat waktu atas kesepakatan yang
dibuat perusahaan dan pekerja.
"Ketidakmampuan perusahaan membayar THR harus dibuktikan dengan laporan keuangan.
Penangguhan tidak menghilangkan kewajiban perusahaan untuk membayarkan THR. Hasil
kesepakatan wajib dilaporakan ke Disnaker," katanya.
Hingga kini belum ada aduan terkait dengan THR yang diajukan oleh pekerja. Aduan biasanya
datang setelah hari raya. Berkaca pada tahun lalu, aduan yang masuk hanya sebatas konsultasi
karena khawatir THR tidak dibayarkan.
"Berdasarkan laporan posko pengaduan THR tahun lalu hanya ada satu perusahaan yang
diadukan oleh pekerja," katanya.
Di Sleman, kata Sutiasih, jumlah perusahaan berdasarkan data wajib lapor perusahaan dari
Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) 2020 tercatat sebanyak 1.962 perusahaan, baik
perusahan kategori besar, sedang maupun kecil. "Adapun jumlah pekerja formal selama 2020
tercatat sebanyak 63.696 orang," katanya.
Disnaker Sleman, kata Sutiasih, siap memberikan pelayanan konsultasi atau pengaduan THR.
Layanan tersebut akan diberikan baik offline maupun online. Ketidakmampuan perusahaan
membayar THR harus dibuktikan dengan laporan keuangan.
16

