Page 154 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 154
Judul Penyaluran BSU Terkendala Perbedaan Bank
Nama Media Analisa Daily
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL Pg12
Jurnalis ANT
Tanggal 2021-08-29 10:52:00
Ukuran 105x134mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 5.040.000
News Value Rp 15.120.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan jika penyaluran bantuan subsidi upah dari
pemerintah kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan masih terkendala perbedaan bank.
PENYALURAN BSU TERKENDALA PERBEDAAN BANK
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan jika penyaluran bantuan subsidi upah dari
pemerintah kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan masih terkendala perbedaan bank.
"Sekarang berhasil ditransfer 2.1 juta (penerima) bagi mereka yang memiliki bank Himpunan
Bank-Bank Milik Negara (Himbara)." katanya saat menilik langsung penerima BSU yakni pekerja
di Soto Cak Har, Surabaya, Sabtu (28/8).
Ia mengatakan, bagi mereka yang belum memiliki bank Himbara maka akan dibuatkan rekening
supaya proses penyalurannya bisa segera dilakukan. "Kami dialog langsung dengan penerima
BSU 2021, dan karyawan Cak Har ini. Alhamdulillah sudah jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Sesuai dengan Permenaker sudah memenuhi syarat sebagai penerima BSU." ujarnya.
Ia mengatakan, rata-rata karyawan penerima mengaku akan menggunakan uang tersebut untuk
kebutuhan sehari-hari. "Sedangkan berdasarkan pengalaman pada 2020 terlihat kalau
perbedaan bank akan mengakibatkan proses transfer yang cukup lama. Dan mereka yang belum
memiliki bank Himbara akan dibuatkan," ujarnya.
la mengatakan, penerima BSU diutamakan mereka yang belum menerima bantuan dari pos
kementerian yang lain, seperti bansos atau juga bantuan produk UMKM.
"Bantuan pemerintah ini menyasar masyarakat yang belum menerima bantuan tersebut," ujar
dia.
Pada kesempatan yang sama, Deny Yusyulian selaku Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Jawa
Timur turut mendampingi Menaker Ida Fauziyah mengatakan, tahap pertama ini penerima BSU
di Jatim sebanyak 113.668 tenaga kerja dari 7.275 perusahaan.
153

