Page 286 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 286

Banyaknya  jumlah  pendaftar  dibandingkan  peserta  yang  diterima  setiap  gelombangnya  juga
              dapat menambah peluang gagal.
              Seperti diketahui, setiap gelombang seleksi telah diberikan kuota.

              Telah ditetapkan bahwa kategori orang yang tidak berhak menjadi penerima program ini antara
              lain  pejabat  negara,  pimpinan  dan  anggota  dewan  perwakilan  rakyat,  aparatur  sipil  negara,
              TNI/POLRI, kepala desa dan perangkatnya, serta direksi hingga dewan pengawas BUMN atau
              BUMD.

              Pendaftar  program  yang  telah  menerima  bantuan  sosial  dari  Kementerian  Sosial  dan
              Kementerian Ketenagakerjaan juga tak bisa mengikuti seleksi Kartu Prakerja.

              Selain itu, pendaftar juga bukanlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan
              Pangan Non Tunai (BPNT).
              Jika tetap mendaftar, sistem otomatis menolak NIK yang tergolong dalam daftar tersebut.

              Peserta yang telah lolos tapi tak segera membeli pelatihan hingga batas waktu yang ditentukan
              akan dicabut kepesertaannya dan masuk dalam daftar hitam atau blacklist.

              Sehingga, pendaftar yang berstatus daftar hitam karena pencabutan kepesertaan ini tidak akan
              bisa lolos dan tak bisa mendaftar kembali.
              Peserta yang lolos program Kartu Prakerja akan mendapatkan uang pelatihan dan intensif.

              Bantuan uang pelatihan tidak dapat dicairkan, sementara intensif akan diperoleh peserta setelah
              menyelesaikan pelatihan dan mengisi survei.

              Intensif diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan dan pengisian survei evaluasi
              Rp 50.000 per survei sebanyak tiga kali.
              Peserta lolos perlu memperhatikan sejumlah hal agar intensif dapat cair, seperti: Agar intensif
              cair, perlu dipastikan bahwa nomor rekening atau nomor handphone telah benar, dengan nomor
              yang didaftarkan harus merupakan nomor untuk e-wallet.

              Selain itu, rekening bank atau e-wallet akan gagal tersambung jika NIK di rekening bank atau e-
              wallet tidak sama dengan yang teregistrasi di akun Kartu Prakerja.

              Perlu digarisbawahi, e-wallet akan gagal tersambung jika belum upgrade akun.

              Sehingga upgrade akun e-wallet yang ingin disambungkan, dengan membutuhkan foto KTP dan
              selfie memegang KTP.

              Jika mengalami kendala saat penyambungan rekening bank atau e-wallet, dapat menghubungi
              contact center masing-masing mitra bank dan e-wallet.
















                                                           285
   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291