Page 371 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 371
Judul Menaker Imbau Perusahaan Sektor Esensial Perketat Prokes
Nama Media detik.com
Newstrend Penerapan Protokol Kesehatan Bagi Perusahaan Sektor Esensial
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5699617/menaker-imbau-perusahaan-
sektor-esensial-perketat-prokes
Jurnalis Jihaan Khoirunnisa
Tanggal 2021-08-27 22:47:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kita harus pastikan protokol kesehatan itu
berjalan dengan baik dan sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi, jika ada pekerjanya yang
ditemukan positif, maka perusahaan akan tutup selama 5 hari
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya bersama LKS Tripartit Nasional ini
melihat secara langsung protokol kesehatan, karena Panasonic ini adalah salah satu sektor
esensial yang diperbolehkan untuk buka kembali dengan prokes yang ketat dan menggunakan
aplikasi PeduliLindungi
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dengan aplikasi ini bisa dilihat pekerja sudah
divaksinasi atau belum, dan terkonfimasi positif COVID-19 atau tidak. Dengan itu kita bisa
menekan penyebaran dan penularan COVID-19
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah meninjau penerapan protokol kesehatan di
PT Panasonic Gobel Solutions Manufacturing Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur. Ia mewanti-wanti
perusahaan sektor esensial agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal ini
mengingat pekerja/buruh pada perusahaan sektor esensial tidak melakukan WFH, sehingga
masih harus berangkat ke tempat kerja.
MENAKER IMBAU PERUSAHAAN SEKTOR ESENSIAL PERKETAT PROKES
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah meninjau penerapan protokol kesehatan di
PT Panasonic Gobel Solutions Manufacturing Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur. Ia mewanti-wanti
perusahaan sektor esensial agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal ini
mengingat pekerja/buruh pada perusahaan sektor esensial tidak melakukan WFH, sehingga
masih harus berangkat ke tempat kerja.
370

