Page 403 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 403
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pada program tersebut akan
dikembangkan program tenaga kerja mandiri yang efektif untuk memperluas kesempatan kerja
secara berkelanjutan.
Perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan ini juga bertujuan untuk membangun ekosistem
kewirausahaan dan mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
"Kemenaker terus berupaya mengimplementasikan program transformasi BLK (balai latihan
kerja) untuk meningkatkan kualitas pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan
kualitas SDM Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/8/2021).
Menurut Menaker, permasalahan pasar kerja di Indonesia yakni mismatch lulusan pendidikan
dengan dunia kerja, job matching yang kurang efisien, kurangnya jumlah tenaga kerja yang
sesuai kebutuhan dunia kerja, serta rendahnya produktivitas tenaga kerja.
Oleh sebab itu, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan keselarasan antara tenaga
kerja yang tersedia dengan kebutuhan industri, serta dapat menyelesaikan persoalan lainnya
terkait pasar tenaga kerja.
Ida bilang, sejak bulan lalu pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan
untuk mendukung program perluasan kesempatan kerja. Diantaranya, PT Sumber Alfaria Tbk
(Alfamart), PT Kubota Indonesia, PT Mobil Laku Indonesia (OLX Autos), dan PT Fintek Karya
Nusantara (LinkAja).
Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Salah satunya,
sejak tahun 2020, Kemenaker telah melakukan kerja sama dengan IPB University dalam program
bidang pengembangan kompetensi tenaga kerja sektor pertanian, kelautan, dan perluasan
kesempatan kerja.
Menurut Ida, keberadaan industri sebagai mitra dapat memberikan masukan tentang kebutuhan
keterampilan di industri. Selain itu dapat memberikan masukan tentang perkembangan peralatan
yang digunakan di industri.
"Juga bisa memberikan masukan terkait kekurangan keterampilan pada tenaga pengajar atau
instruktur pelatihan, serta soft skills apa saja yang dibutuhkan oleh industri," ucapnya.
Adapun pelaksanaan pilot project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan, akan
dilakukan di 5 lokasi dengan karakteristik yang beragam yaitu Kawasan Perhutanan Sosial Teluk
Jambe di Karawang, Jawa Barat dan Kawasan Agrowisata Lido di Bogor dan Sukabumi, Jawa
Barat.
Kemudian di Kawasan Agroforestri Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara dan Batang, Jawa
Tengah, lalu Kawasan Agroindustri Sei Mericim di Deli Serdang, Sumatera Utara, serta Kawasan
Agromaritim Teluk Weda di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
"Saya yakin dengan model perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan ini akan mampu
membuka lapangan kerja baru yang lebih efektif," kata Ida.
402

