Page 420 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 420
Judul Ida Wanti-wanti Perusahaan Sektor Esensial Perketat Protokol
Kesehatan
Nama Media merdeka.com
Newstrend Penerapan Protokol Kesehatan Bagi Perusahaan Sektor Esensial
Halaman/URL https://www.merdeka.com/peristiwa/ida-wanti-wanti-perusahaan-
sektor-esensial-perketat-protokol-kesehatan.html
Jurnalis Rizlia Khairun Nisa
Tanggal 2021-08-27 19:09:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mewanti-wanti perusahaan sektor esensial untuk lebih
ketat menerapkan protokol kesehatan. Hal ini mengingat pekerja/buruh pada perusahaan sektor
esensial dapat mempekerjakan 100 persen pekerjanya di tempat kerja.
IDA WANTI-WANTI PERUSAHAAN SEKTOR ESENSIAL PERKETAT PROTOKOL
KESEHATAN
- Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mewanti-wanti perusahaan sektor esensial untuk lebih
ketat menerapkan protokol kesehatan. Hal ini mengingat pekerja/buruh pada perusahaan sektor
esensial dapat mempekerjakan 100 persen pekerjanya di tempat kerja.
"Kita harus pastikan protokol kesehatan itu berjalan dengan baik dan sesuai arahan Bapak
Presiden Jokowi, jika ada pekerjanya yang ditemukan positif, maka perusahaan akan tutup
selama 5 hari," kata Menaker Ida Fauziyah saat meninjau dan mensosialisasikan Penerapan
Protokol Kesehatan Bagi Perusahaan Kategori Esensial di PT Panasonic Gobel Solutions
Manufacturing Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (27/8).
Untuk itu, dalam kunjungan kerjanya ke Pasuruan, Jawa Timur, Menaker Ida ingin memastikan
penerapan protokol kesehatan benar-benar dijalankan dengan baik pada sektor esensial.
"Saya bersama LKS Tripartit Nasional ini melihat secara langsung protokol kesehatan, karena
Panasonic ini adalah salah satu sektor esensial yang diperbolehkan untuk buka kembali dengan
prokes yang ketat dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi," terangnya.
Penerapan protokol kesehatan dengan memanfaatkan aplikasi seperti PeduliLindungi, kata
Menaker Ida, akan meningkatkan efektivitas pencegahan penularan Covid-19.
419

