Page 248 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 248

Berdasarkan laporan posko THR Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan sejak 20 April
              hingga 12 Mei, tercatat 2.897 laporan yang terdiri dari 692 konsultasi THR dan 2.205 pengaduan
              THR.

              Dari data tersebut setelah kementerian melakukan verifikasi dan validasi dengan melihat aspek
              kelengkapan  data,  duplikasi  aduan  dan  repetisi  yang  melakukan  pengaduan,  sehingga  Ida
              mengatakan diperoleh data aduan sejumlah 977 aduan.

              Isu-isu yang terkait dengan pengaduan itu antara lain THR dibayar dicicil oleh perusahaan, THR
              dibayarkan  50  persen,  THR  tidak  dibayar  penuh  karena  ada  pemotongan  gaji,  THR  tidak
              dibayarkan satu bulan gaji, hingga THR tidak dibayar karena Covid-19.

              Atas  berbagai  pengaduan  tersebut,  Ida  mengatakan  pemerintah  telah  mengambil  langkah-
              langkah, antara lain memverifikasi dan memvalidasi data dan informasi, berkoordinasi dengan
              Disnaker  daerah  dan  instansi  terkait,  menurunkan  tim  pengawas  ketenagakerjaan,  dan
              merumuskan rekomendasi sanksi terhadap ketidakpatuhan.
              "Direncanakan pada minggu pertama setelah Hari Raya Idul Fitri kami akan melaksanakan rapat
              koordinasi dengan mengundang seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi/Kabupaten/Kota
              dan Tim Posko THR untuk melakukan evaluasi," ujar Ida.

              Dia mengatakan evaluasi tersebut antara lain terkait perkembangan tindak lanjut penanganan
              pengaduan  soal  THR  oleh  daerah  dan  merumuskan  rencana  tindak  lanjut  dan  rekomendasi
              pengenaan sanksi.















































                                                           247
   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253