Page 545 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 545
Setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, bantuan tersebut akan
segera dicairkan kepada para pekerja yang belum menerima BLT subsidi gaji pada tahun lalu.
Nantinya setelah mendapatkan persetujuan dari Kemenkeu, pihaknya akan berkoordinasi dengan
BPJS Ketenagakerjaan.
"Apabila usulan tersebut disetujui, Kemnaker bersama BPJS Ketenagakerjaan akan berkoordinasi
menuntaskan penyaluran BSU bagi para penerima BSU yang sudah terdaftar namun memang
belum menerima BSU akibat berbagai sebab," ujarnya.
Aswansyah menjelaskan, pengajuan ini dilakukan karena tahapan rekonsiliasi data penyaluran
BSU 2020 bersama dengan Bank Penyalur telah selesai.
Realisasi penyaluran BSU hasil rekonsiliasi sebesar 98,89%. "Alhamdulillah hasil rekonsiliasi ini
dapat dicapai berkat dorongan, dukungan, dan bimbingan tim BPK RI selama proses
pemeriksaan laporan keuangan Kemnaker," kata dia.
Dengan demikian pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 sebentar lagi. Pekerja formal
bergaji di bawah Rp 5 juta masih memiliki kesempatan untuk menerima BLT BPJS
Ketenagakerjaan Rp1,2 juta.
Namun kembali diingatkan bahwa BLT BPJS Ketenagakerjaan yang akan cair tahun ini
merupakan lanjutan tahun lalu. Hanya diberikan pada pekerja yang belum menerima subsidi,
padahal sudah terdaftar.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah pernah menyebut tidak akan mengadakan
program BLT BPJS Ketenagakerjaan di 2021. Sebagai gantinya penyaluran bantuan dialihkan
melalui program Kartu Prakerja.
Sejak 2020, BLT subsidi gaji sudah memeberikan bantuan kepada 12.293134 pekerja untuk
penyaluran tahap pertama dan 12.244.169 orang untuk penyaluran tahap kedua.
Itu berarti akan ada 48.965 orang yang akan menerima BLT subsidi gaji 2021 sebagai kelanjutan
dari program yang sama di tahun sebelumnya.
Berikut ini syarat-syarat penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021: Untuk cara pencairannya,
pertama yang harus dilakukan adalah memastikan nama atau identitas anda terdaftar sebagai
penerima BLT ini.
Mengutip TribunKaltim.co, ada beberapa cara untuk mengecek Kepesertaan BPJS
Ketenagakerjaan dengan menggunakan NIK KTP.
Sementera itu, dikutip dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (25/8/2020), berikut cara
cek BPJS Ketenagakerjaan untuk status kepesertaan bisa dilakukan lewat 4 metode.
1. Aplikasi BPJSTK Mobile ( BPJSTKU Personal Service) Peserta harus mengunduh aplikasi BPJSTK
Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry.
Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan
PIN.
Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS
Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.
Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.
Kemudian pilih di "Kartu Digital".
544

