Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 Januari 2021
P. 60
Judul DPR sesalkan masuknya 153 TKA asal Tiongkok
Nama Media antaranews.com
Newstrend WNA Tiongkok Masuk Indonesia
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/1970904/dpr-sesalkan-masuknya-
153-tka-asal-tiongkok
Jurnalis Imam Budilaksono
Tanggal 2021-01-27 16:56:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Azis Syamsuddin (Wakil Ketua DPR RI) Pemerintah harus menjelaskan alasan para
TKA tersebut mendapatkan pengecualian dari aturan larangan WNA masuk ke Indonesia
negative - Azis Syamsuddin (Wakil Ketua DPR RI) Banyak warga yang menganggur, mengapa
diutamakan TKA? Perusahaan yang bersangkutan harus lebih mengutamakan masyarakat
Indonesia pada saat pendemi seperti ini
Ringkasan
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyayangkan 153 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok
masuk ke Indonesia pada saat berlangsungnya kebijakan pelarangan warga negara asing (WNA)
masuk ke Indonesia dalam rangka penanggulangan COVID-19 dan upaya mencegah masuknya
varian baru virus tersebut. Menurut dia, penjelasan pemerintah perlu karena kejadian tersebut
meresahkan masyarakat di tengah upaya dan usaha masyarakat serta pemerintah berjuang
menekan kasus positif COVID-19 melalui pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat
(PPKM).
DPR SESALKAN MASUKNYA 153 TKA ASAL TIONGKOK
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyayangkan 153 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok
masuk ke Indonesia pada saat berlangsungnya kebijakan pelarangan warga negara asing (WNA)
masuk ke Indonesia dalam rangka penanggulangan COVID-19 dan upaya mencegah masuknya
varian baru virus tersebut.
"Pemerintah harus menjelaskan alasan para TKA tersebut mendapatkan pengecualian dari aturan
larangan WNA masuk ke Indonesia," kata Azis dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, penjelasan pemerintah perlu karena kejadian tersebut meresahkan masyarakat di
tengah upaya dan usaha masyarakat serta pemerintah berjuang menekan kasus positif COVID-
19 melalui pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
59

