Page 190 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 190

PEKERJA YANG TERKENA PHK BISA MANFAATKAN PROGRAM JAMINAN
              KEHILANGAN PEKERJAAN

              Gelombang  PHK  saat  ini  tengah  membayangi  banyak  pekerja  setelah  pemerintah  berencana
              memperpanjang PPKM Darurat, sebagai Langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

              Walau  demikian,  pemerintah  memfasilitasi  kondisi  tersebut  dengan  menerapkan  program
              Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP)  bagi  pekerja  yang  merupakan  anggota  BPJS
              Ketenagakerjaan  sebagaimana  diatur  berdasarkan  yang  tertuang  dalam  Peraturan  Presiden
              Nomor 109 tahun 2013.

              "Ada 3 manfaat yang akan diperoleh, pertama bantuan uang tunai, akses ke pasar kerja, dan
              pelatihan kerja," kata Anwar Sanusi Sekjen Kemenaker secara virtual, Rabu (14/7/2021).

              Anwar mengatakan, pekerja yang mengalami PHK melalui program JKP ini akan mendapatkan
              uang bantuan selama 6 bulan jika memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

              Manfaat kedua, berupa akses terhadap informasi di pasar kerja yang dilakukan secara online
              melalui system ketenagakerjaan ataupun secara manual. Terakhir, pelatihan kerja yang berbasis
              pada kompetensi, atau yang sesuai dengan minat dari pekerja.

              "Informasi pasar kerja ini sebagai sebuah jalan untuk seorang yang ter-PHK, mungkin dia ingin
              mencari  pekerjaan  pada  posisi  sama  seperti  sebelumnya,  atau  mencari  pekerjaan  baru.
              Sementara untuk pelatihan, kita dorong sesuai dengan arah yang diinginkan pekerja agar lebih
              kompetitif," jelas dia.

              Adapun mekanisme penerima JKP adalah, pekerja yang mengalami PHK mengisi form dari BPJS
              Ketenagakerjaan, setelah itu pihak BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan pernyesuaian data
              melalui system informasi ketenagakerjaan atau sisnaker.

              Dalam  pertukaran  data  tersebut,  informasi  lengkap  mengenai  pekerja  akan  diperoleh  dan
              kemudian pekerja yang ter-PHK bisa mengklaim jaminan tersebut.

              "Calon  penerima  ini  akan  akan  dilakukan  pertukaran  data  antara  BPJS Ketenagakerjaan  dan
              Sisnaker,  jika  sudah  lengkap,  akan  segaera  dilakukan  pelayanan  dan  dipastikan  tidak  akan
              mengalami keterlambatan," tegas dia.

              Anwar mengatakan, angkatan kerja saat ini sangat tinggi, dimana 2,7 hingga 3 juta penduduk
              setiap tahunnya membutuhkan pekerjaan. Maka dari itu, dibutuhkan serapan-serapan terhadap
              angkatan kerja tersebut melalui investasi dan ekonomi yang kondusif.

              Walau demikian, ia mengakui produktivitas SDM masih rendah, hal tersebut akan mendorong
              pengambil alihan lapangan kerja oleh asing, daya saing yang rendah, dan penduduk yang belum
              atau tidak bekerja menjadikan negara ini terjebak dalam negara berpenghasilan menengah.










                                                           189
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195