Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 44

MENTERI Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap
              kedua  bagi  2.000  pekerja  ritel  di  Kota  Bandung.  Vaksinasi  Covid-19  ini  menjadi  bagian  dari
              langkah-langkah strategis untuk memulihkan dan memajukan industri di Kota Bandung.

              "Kita harapkan, melalui vaksinasi yang dilakukan secara massal, khususnya bagi pekerja, maka
              imunitas di kelompok masyarakat dapat terbentuk sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah,"
              kata Menaker Ida saat meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pekerja ritel di Bandung pada Rabu
              (14/7).

              Lebih  lanjut,  Menaker  Ida  menjelaskan,  para  pekerja  ritel  termasuk  dalam  kelompok  rentan
              tertular Covid-19 karena pekerjaannya mengharuskan berhubungan langsung dengan banyak
              orang, yakni konsumen yang ingin berbelanja kebutuhan pokok.

              "Melalui vaksinasi ini, para pekerja ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman dengan para
              konsumen yang datang untuk berbelanja," ucapnya.

              Dia  menyatakan,  walaupun  sudah  divaksinasi,  para  pekerja  ritel  harus  tetap  menjalankan
              protokol kesehatan dengan tetap selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan
              air mengalir, dan menjaga jarak.

              Sementara  itu,  Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan  Anggoro  Eko  Cahyo  menyampaikan
              komitmennya untuk terus mendukung penuh upaya pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi
              kepada pelaku industri.

              "Vaksinasi yang diberikan kepada pekerja sektor ritel hari ini (kemarin) sangat penting dalam
              upaya bersama mencapai herd immunity" kata Anggoro.

              Ketua DPP Aprindo Jawa Barat Yudi Hartanto mengatakan bahwa melalui vaksinasi, para pegawai
              ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman, termasuk
              para konsumen yang datang untuk berbelanja. "Karena kita tidak tahu pembeli yang datang itu
              datang dari zona apa. Jadi teman-teman harus memproteksi diri sendiri," ucapnya.

              Turut hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri, Staf
              Khusus Menaker Dita Indah Sari, dan Kadisnaker Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi.
              (als/col/wir).
































                                                           43
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49