Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 51
Judul Menaker: Kita Belum Kalah, Tak Akan Kalah!
Nama Media Rakyat Merdeka
Newstrend Deklarasi Gotong Royong
Halaman/URL Pg6
Jurnalis Jar
Tanggal 2021-07-15 04:45:00
Ukuran 202x95mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 34.340.000
News Value Rp 103.020.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kita belum kalah, dan tidak akan kalah. Menangkan Indonesia. Menangkan Indonesia.
Menangkan Indonesia. Begitulah suara lantang dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
Fauziyah saat memberikan sambutan dalan acara penandatanganan Deklarasi Gotong Royong
bersama Kadin. Apindo dan Serikat Pekerja/Buruh di Masa Pandemi di ruang Tridarma.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Selasa (13/7) sore.
MENAKER: KITA BELUM KALAH, TAK AKAN KALAH!
"KITA belum kalah, dan tidak akan kalah. Menangkan Indonesia. Menangkan Indonesia.
Menangkan Indonesia.
Begitulah suara lantang dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat memberikan
sambutan dalan acara penandatanganan Deklarasi Gotong Royong bersama Kadin. Apindo dan
Serikat Pekerja/Buruh di Masa Pandemi di ruang Tridarma. Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker), Selasa (13/7) sore.
Deklarasi digelar secara virtual dan dihadiri Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
Indonesia Anjad Rasjid. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi
Sukamdani, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorrys Raweyai. Juga,
Andi Gani. Ahmad Irfan Nasution dan Saiful Bahri. Acara ini juga dihadiri Menko Kemaritiman
dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Ida, deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama sekaligus kolaborasi antara
pemerintah, pengusaha, dan pekerja atau buruh.
"Mari kita kukuhkan komitmen bersama untuk kebangkitan Indonesia. Kita belum kalah, dan
tidak akan pernah kalah," seru Ida saat memberikan sambutan.
Ida mengatakan, deklarasi gotong royong bersama ini bukan hanya acara seremonial, tetapi
upaya seluruh stake-holder untuk duduk bersama melihat persoalan bangsa dan mencari
penyelesaian masalah secara komprehensif.
50

