Page 671 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 671

Menteri Ketenagakerjaan  Ida Fauziyah  menjelaskan, syarat utama penerima bantuan adalah
              peserta aktif  BPJS Ketenagakerjaan  dan yang upahnya (tercatat di BPJS TK) kurang dari Rp5
              juta per bulan.

              "Jenis pekerjaan apa saja tidak jadi kriteria," jelas Ida dalam keterangan pers di Kantor Presiden,
              Senin (10/8/2020).

              Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan  Agus  Susanto  menambahkan,  bantuan  subsidi  upah
              sebesar Rp600 ribu selama empat bulan ini ditujukan untuk pekerja di seluruh sektor industri.
              Seluruh data ini sudah dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan yang setiap bulannya menampung
              iuran dari perusahaan pemberi kerja.

              "Seluruh sektor industri, syarat utamanya adalah terdaftar di BPJS TK secara aktif, kemudian
              setelah kami sisir kami dapat data baru kami sampaikan kepada perusahaan," katanya.

              Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020, jumlah pekerja formal dengan upah
              di bawah Rp5 juta per bulan berjumlah 15,7 juta orang. Mereka inilah yang nantinya berhak
              menerima bantuan upah yang akan diberikan ke dalam dua tahap, masing-masing tahap Rp1,2
              juta sekaligus.

              "Data ini berdasarkan data upah yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS dan tercatat di
              sistem. Sekali lagi kami meminta kerja sama semua pihak untuk validasi," jelas Agus.

              BPJS  Ketenagakerjaan  saat  ini  telah  memulai  proses  validasi  data  dan  pengumpulan  nomor
              rekening calon penerima bantuan. Agus meminta seluruh perusahaan segera melaporkan nomor
              rekening karyawannya yang bergaji kurang dari Rp5 juta per bulan. Bantuan akan ditransfer
              langsung dari pemerintah kepada rekening individu penerima bantuan.

              Proses pengumpulan nomor rekening sendiri sudah dimulai per Senin (10/8/2020) ini. Hingga
              sore hari ini, Agus menyebutkan sudah ada 700.000 rekening calon penerima bantuan yang
              terkumpul. Hingga malam ini diharapkan ada 1 juta nomor rekening yang bisa terdata.

              "Ini kami minta kerja sama seluruh HRD perusahaan, tolong segera kumpulkan nomor rekening
              ini dan pastikan rekening ini penerimanya adalah upah di bawah 5 juta per bulan," katanya.

              Seperti diketahui, pemerintah sedang menyiapkan satu insentif terbaru yang menyasar pekerja
              formal dengan upah minimal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu perekonomian pekerja
              yang meski tidak mengalami PHK, namun gajinya terpangkas atau dirumahkan.
              Selain itu, insentif ini diharapkan mampu mendorong daya beli masyarakat yang anjlok pada
              kuartal  kedua  2020  akibat  pandemi  Covid-19.  Peningkatan  konsumsi  rumah  tangga  menjadi
              salah satu solusi agar Indonesia selamat dari jurang resesi pada kuartal ketiga mendatang..





















                                                           670
   666   667   668   669   670   671   672   673   674   675   676