Page 687 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 687
Agus menambahkan, BPJAMSOSTEK juga menghimbau perusahaan yang belum tertib dalam
pembayaran iuran, segera memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami menghimbau agar perusahaan melakukan validasi tenaga kerja dengan upah di bawah
Rp5 juta yang terdaftar di BPJAMSOSTEK dan melaporkan nomor rekening mereka melalui
aplikasi yang disiapkan oleh BPJAMSOSTEK, sehingga pemberian Bantuan Subsidi Upah ini
segera bisa disalurkan", tegas Agus.
Diketahui, pemerintah telah menganggarkan Rp37,74 triliun untuk program subsidi pekerja
terdampak Covid-19. Untuk nominal yang akan diterima nantinya ditentukan sejumlah Rp600
ribu perbulan per orang selama 4 bulan atau per orang akan mendapatkan Rp2,4 juta. Adapun
skema pencairan atau transfer dana dilakukan 2 bulan sekaligus sebanyak 2 kali.
"Pemerintah berharap program ini dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga
agar Indonesia dapat terhindar dari resesi ekonomi," pungkasnya. Sementara itu Kepala Kantor
Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun Aland Lucy Patitty menyampaikan
apresiasi kepada pemerintah atas bantuan subsidi kepada pekerja tersebut. Pihaknya bertugas
sebagai penyedia data rekening para peserta BPJAMSOSTEK. "Kami terus perbarui data rekening
peserta kami. Patokan kami adalah dasar upah peserta yang dilaporkan kepada kami yaitu di
bawah Rp5 juta. Kami terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan para pekerja untuk
memberikan data rekening bank peserta yang masuk persyaratan," ujarnya.
Dikatakan, data nomor rekening tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja.
Lucy berharap ke depannya bantuan tidak hanya untuk pekerja formal saja, tetapi juga kepada
pekerja informal. "Karena dampak dari Covid-19 ini merata untuk seluruh kalangan. Pekerja
informal saya rasa juga perlu dibantu dengan insentif karena banyak usaha mereka sepi bahkan
terpaksa tutup selama pemberlakuan PSBB (pembatasan sosial bersekala besar)," ungkapnya
.(dni/mdo).
686

