Page 696 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 696

gratis 450 VA, dan diskon listrik 50% untuk 900 VA. Setelah itu, barulah Jokowi bicara soal
              bantuan subsidi untuk pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta sebesar Rp2,4 juta.
              "Sebentar lagi bansos produktif untuk UKM, 13 juta UMKM. Bantuan modal kerja darurat sebesar
              2,4 juta dan juga akan diberikan kepada 13 juta pekerja, ini di luar 10 juta yang Kartu Pra erja,
              beda lagi. Kartu Prakerja itu untuk yang terkena PHK, kalau yang ini tadi untuk yang masih
              bekerja juga akan diberikan bantuan tapi yang ikut BPJS ketenagakerjaan. 1-2 minggu ini akan
              keluar," kata Jokowi.

              Kemarin, pemerintah menambah jumlah peserta dan syarat bagi penerima subsidi untuk pekerja,
              yaitu  sudah  membayar  iuran  BPJAMSOSTEK  (d/h  BPJS  Ketenagakerjaan)  terakhir  Juni  2020.
              Program  subsidi  gaji  ini  yang  akan  mulai  September  2020  diperuntukkan  bagi  pekerja  yang
              terdaftar dan membayar iuran bagi mereka yang bergaji di bawah Rp 5 juta.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  pekerja  atau  buruh  yang  mendapatkan
              bantuan  harus  memenuhi  persyaratan,  pertama  WNI,  dibuktikan  dengan  NIK.  Selain  itu,
              terdaftar  sebagai  peserta  BPJS  ketenagakerjaan  (BP  Jamsostek)  yang  aktif,  yang  dibuktikan
              dengan nomor kartu kepesertaan.

              "Dan peserta bayar iuran berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang dilaporkan ke
              BPJS  Ketenagakerjaan,  persyratan  lainnya  punya  rekening  bank  dan  tidak  termasuk  peserta
              manfaat  kartu  pra  kerja  dan  membayar  iuran  sampai  bulan  Juni  2020,"  kata  Ida  dalam
              keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/8/2020)  Ia mengatakan subsidi
              upah  ini  dalam  rangka  mendukung  percepatan  pemulihan  ekonomi  nasional,  juga  bertujuan
              melindungi dan meningkatkan kemampuan ekonomi buruh selama masa pandemi covid-19.

              "Proses penyaluran berupa subsidi upah oleh bank penyalur dilakukan memindahbukukan dari
              bank  penyalur  ke  rekening  penerima  bantuan  pemerintah  melali  bank-bank  BUMN  yang
              terhimpun dalam Himbara," ujar Ida.

              Ia mengatakan mekanisme penyaluran diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar 600 ribu
              per bulan selama 4 bulan kalau ditotal Rp 2,4 juta yang akan diberikan setiap 2 bulan sekali.

              "Artinya satu kali pencairan subsidi sebesar Rp 1,2 juta. Untuk data calon penerima bantuan
              upah bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan verifikasi ketenagakerjaan sesuai
              kriteria yang ditentukan," katanya.






























                                                           695
   691   692   693   694   695   696   697   698   699   700   701