Page 43 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 43
"Tentunya yang kami awasi itu yang sudah melakukan laporan, kalau yang belu kami tidak bisa
mengawasi," katanya, kemarin.
Untuk mengantisipasi itu, pihaknya terus berharap kepada setiap perusahaan agar tidak
melakukan PHK masai, meski sama-sama terdampak pandemi Covid-19.
Meniadakan Lembur
"Artinya ada solusi lain yang bisa ditempuh oleh perusahaan untuk meminimalisir terjadinya PHK
itu. Karena memang sangat berat dengan adanya pengaturan PPKM ini 50 persen sementara
ada order yang melebihi itu," jelasnya.
Hamidi juga meminta kepada perusahaan untuk meniadakan jam lembur untuk mengurangi
biaya pengeluaran. Kalaupun ada, mungkin bisa diatur sedemikian rupa oleh pihak perusahan.
"Nah, untuk pengaturan jam kerja itu bisa digilir, seminggu masuk seminggu tidak. Hal itu sejalan
dengan pengaturan kuota sebanyak 50 persen," ujarnya.
Mekanisme itu sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) yang disebar ke seluruh perusahaan yang
ada, namun untuk pembayaran hinir tetap full.
"Iya, untuk honor mah tetap full meskipun jadwalnya diubah," ucapnya.
Selain itu, terkait target vaksinasi yang dilakukan kepada buruh pabrik, Hamidi mengaku
capaiannya sudah mencapai 58 persen atau sekitar 938.710.
"Belum semua, tapi sudah maksimallah segitu mah," katanya.
(luthfillah/kontributor/bi)
42

